Cerita Seks Terpanas Guru Les Gitar Yang Suka Diranjang

Posted on

Cerita Seks Terpanas Guru Les Gitar Yang Suka Diranjang Cerita Sex, Cerita Ngentot, Cerita Dewasa, Cerita Semi, Cerita Panas, Cerita Horny Hari yang membosankan buat Vino, hari ini tak ada yang bisa dikerjakannya, mau jalan keluar..males ga ada teman. nonton DVD membosankan , semua koleksi sudah filmnya sudah ia tonton. Akhirnya ia hanya bermain gitar mencoba lagu lagu baru. saat itulah handphone nya berdering. lanjut…..

“hallo…?” Vino mengangkat telepon
“hai Vino..ini gue….Puput..” suara manis terdengar di ujung sana.

Puput adalah salah satu primadona di sma Vino, selain cantik juga dia juga pintar, namun entah kenapa sampai sekarang dia belum punya pacar, padahal yang menyatakan cinta cukup banyak.

Cerita Seks Terpanas Guru Les Gitar Yang Suka Diranjang
cerita dewasa, cerita mesum, cerita ngentot, cerita seks

“iya kenapa via..?”
“sibuk ga…..?” tanya Puput
“kenapa emangnya…..?”
“mau ga ke rumah gue….ajarin gue main gitar dong………”
“kamu mau belajar gitar…..?” tanya Vino
“iya….kayaknya lihat orang main gitar asik banget…..makanya aku kepengen…bisa ya,,…?”

Vino berpikir sejenak, sebelum akhirnya meng iyakan.

“ok..deh…gue kesana sekarang…..”
“thanks Vino……see u…” Vino pun bersiap menuju rumah Puput, tak lupa ia bawa gitar kesayangannya.

Rumah Puput terletak di kompleks perumahan elit, ayahnya adalah seorang pengusaha sukses, sedangkan ibunya adalah dokter di sebuah rumah sakit terkemuka di jakarta. sesampainya disana , Vino sempat agak bingung mencari bel pintu yang ternyata tersembunyi di balik tanaman. suara bel terdengar nyaring ke dalam rumah, dan tak lama terdengar suara pintu pagar dibuka.

‘hai..Vino…masuk yuk…….” ternyata Puput sendiri yg membukakan pintu.

Vino sempat terpana melihat Puput yg kelihatan cantik siang itu, senyumannya, rambutnya yg panjang diikat ke belakang semakin memperjelas kecantikannya, ia memakai celana jeans pendek ketat, dan kaos putih press body , membuat mata Vino tak bisa lepas dari dua tonjolan di dada Puput, dan pantatnya ..hmmmm.

“ribet banget mau masuk ke kompleks ini ya…?” kata Vino
“oo..satpam depan ya…..emang gitu sih….demi keamanan juga katanya …ya gitu deh….”
“gitu ya..”
“langsung ke kamar aku aja yuk….biar bebas……”ajak Puput

Vino memang sempat beberapa kali mengantar Puput pulang , namun ini pertama kalinya ia masuk ke dalam rumahnya. Jelas sekali rumah ini mempunyai kelas tinggi, seluruh perabotannya adalah yg terbaik dan termahal. Sambil mengikuti Puput menuju kamarnya, tatapan mata Vino tak lepas dari goyangan pantat Puput saat berjalan..hmmm…otak kotor Vino mulai muncul.

Vino segera membuang pikirannya itu dan berusaha terlihat cool dan berjalan dengan mantap seolah tak ada apa apa. Vino tak dapat menyembunyikan kekagumannya melihat kamar Puput , yang mirip bahkan mungkin lebih bagus daripada kamar hotel bintang lima. Kamarnya punya akses langsung ke kolam renang pribadi, khusus Puput…. sungguh mengagumkan.

“gila..kamar kamu keren banget…..”

Puput tersenyum dan berkata , ” asalnya ini kamar kakak aku..dia sekarang kerja di jerman…aku pake deh kamarnya..”

Vino duduk di sofa yang ada di situ sementara Puput mengambil gitarnya dari dalam lemari.

“gitarnya bagus…yamaha…….hebat hebat…” kata Vino setelah Puput memperlihatkan gitarnya.

Puput tak menjawab hanya tersenyum…..senyuman yg menggetarkan hati Vino.

Vino segera mengambil gitar tuanya menyetemnya sejenak dan ia siap memulai pelajaran.
Puput mengikuti cara Vino memegang gitar dan memperhatikan dengan serius segala yg dikatakan Vino. Puput mencoba memainkan gitarnya , namun yg keluar cuma nada sumbang. sejenak mereka berdua berpandangan dan mulai tertawa bagai anak kecil.

“aduh..susah ya….” kata Puput
“ahh..santai aja..baru pertama kali kok…..wajar..” kata Vino

Satu getaran terjadi saat itu, seolah emosi keduanya menyatu atau apalah. Vino mulai merasa nyaman dan betah bersama Puput , begitu juga sebaliknya. selama dua jam , Vino mengajarkan nada dasar , lagu lagu sederhana, chord , dan posisi jari.

Terakhir Vino memberi contoh bermain gitar dengan menyanyikan lagu romantis ‘my heart’ .
Puput terlihat terpesona dengan permainan Vino apalagi lagunya adalah favoritnya banget. ia pun ikut bernyanyi sesuai dengan lagu aslinya.

Lagu my heart selesai, keduanya masih saling berpandangan penuh emosi dan cinta, bibir mereka perlahan saling berdekatan, namun belum sempat bertemu tiba tiba Vino menarik diri.

“ehh..udah sore nih…aku pulang ya….” kata Vino
“OOH..gitu..ya udah deh…..” kata Puput nadanya terdengar kecewa
“minggu depan aku kesini lagi deh….kamu latih aja dulu yg tadi aku ajarkan ..ok…?’
“ya udah…..minggu depan ya…..” Puput mengantar Vino keluar, dan sebelum pulang ia mencium pipi Vino., membuat Vino pulang diantar dengan berbagai khayalan indah.

Malamnya di kamar Vino , ia berpikir tentang hari ini, bibir mungil Puput, dan tatapan pasrahnya terus mengganggu dia, berbagai pikiran kotor kembali memenuhi kepalanya.

‘ga deh…jangan……dia tuh anak orang kaya..jet set..kelas atas..elite….sementara gue…….kagak deh..ga bakal sanggup gue…..” batin Vino , ia pun tertidur dan bermimpi tentang Puput tanpa busana.

Minggu berikutnya Vino kembali datang ke rumah Puput, kali ini pintunya terbuka dan sebuah mobil mewah terpakir di halaman. rupanya ayah Puput ada di rumah, dan ia memandang curiga ketika Vino masuk dengan vespa kebanggaanya.

“cari siapa…..?” tanya ayah Puput angkuh
“Puput ada..oom…saya Vino…..saya….”
“ooh…yg kasih les gitar ya…..” ayah Puput memotong
“betul oom….”
“Puput..sayang…Vino udah datang nih…..” teriak ayah Puput matanya terus menatap tajam Vino dari ujung kepala sampai kaki , seolah sedang menyelidik .

Tatapan mata ayah Puput mulai membuat Vino tak nyaman , untunglah tak lama Puput keluar dan ia masih cantik seperti biasanya.

“hei..masuk yuk….”ajak Puput
“permisi oom..” kata Vino sopan , namun tak dijawab oleh ayah Puput, dalm hati ia berkata ” sombong amat..”

Puput langsung mengajak Vino ke kamarnya.

“ga apa apa nih via..” tanya Vino khawatir
“ga apa apa , bebas kok..cuek aja…”

Vino mencoba tersenyum pada Puput, dan dibalas pula dengan senyuman yang manis.

“ya udah..dimulai yook….” kata Vino

Mereka memegang gitar masing masing, dan memulai memainkannya, dan ternyata walau belum terlalu lancar , Puput sudah memainkannya lebih baik.

“wahh..lumayan tuuh…” puji Vino
“siapa dulu dong gurunya….” kata Puput lalu tersenyum.

Tiba tiba pintu kamar Puput terbuka, dan ayahnya masuk

“sayang..ayah berangkat dulu….sudah ditunggu…mau oleh oleh apa dari singapura..?”
“apa aja deh ayah…” kata Puput sambil mencium ayahnya
“dah..sayang…” kata ayah Puput lalu keluar tanpa mempedulikan Vino disana.

Tak berapa lama terdengar suara mobil meninggalkan rumah, Puput pun kembali ke gitarnya. Vino memberikan pelajaran lanjutan sambil terus mengobrol. ternyata selain cantik dan pintar, wawasan musik Puput juga tidak memalukan.

Setelah beberapa jam akhirnya mereka beristirahat. Puput melakukan peregangan tangan ke atas kepalanya, membuat dadanya terbusung ke depan, membuat Vino salah tingkah.

“makasih ya Vino..kamu baik banget…” kata Puput
“sama sama…” jawab Vino tak ada ide mau bilang apa lagi
“eh..Vino..aku mau berenang ,..ikut yukk..?” kata Puput sambil membuka pakaiannya, di dalamnya ia mengenakan bikini.
“eh..ya silakan aja…” kata Vino semakin salah tingkah

Vino bersandar di sofa , dengan gitar dipangkuannya , jarinya refleks memetik metik senar perlahan.
matanya tak bisa lepas dari tubuh molek Puput yg hanya terbungkus bikini, pantatnya bergoyang indah saat ia melakukan pemanasan, perlahan lahan penis Vino mulai hidup.

Sebelum menceburkan diri ke kolam Puput sempat berbalik, memperlihatkan sebagian buah dadanya yg montok membuat Vino menelan ludah.

“ayo dong…ikutan…..” ajak Puput
‘aduuh..sorry deh..ga bawa baju nih…”
‘ya udah….” kata Puput dan meloncat masuk ke kolam renang.

Vino tak bisa menahan diri untuk mendekati kolam, namun ia hanya duduk di pinggir kolam, bermain air dengan kakinya. setelah beberapa lama berenang , Puput pun keluar dari kolam dan ikut duduk di samping Vino. puting susu terlihat tercetak menggoda dari balik bikininya.

“Vino…makasih ya…..kamu udah ajarin aku main gitar…” kata Puput manja
“ooh..iiya..iya…..” Vino salah tingkah.
“boleh ga aku memberi ucapan terima kasih…?’ kata Puput sambil memandangi Vino.

Vino membalas tatapan mata Puput , sambil perlahan bibirnya mendekati bibir Puput, dan menekannya lembut saat bersentuhan, ciuman mereka begitu lama dan panas, sementara jari Puput perlahan merayap turun dan menyentuh gembungan di balik celana Vino.

Sementara Vino dengan perlahan dan lembut membuka bagian atas bikini Puput , memperlihatkan bulatan penuh buah dada ranum. Vino dengan sedikit ragu meremas buah dada Puput, namun hanya sesaat, kemudian ia kembali larut dalam permainan panas ini. kini buah dada Puput telah diraup oleh mulut Vino, dijilati dan digigiti dengan lembut, membuat Puput merintih penuh rasa nikmat. dan kemudian Vino menggendong Puput ke dalam dan membaringkannya di sofa, sementara Puput tersenyum pasrah.

“kamu cantik sekali …” gumam Vino

Tangan Vino menjelajahi seluruh tubuh Puput, seirama dengan meleburnya hasrat mereka berdua. Vino mencium wajah Puput, matanya , lalu lehernya . bau kolam renang bercampur dengan harum tubuh Puput.

Ciuman Vino terus menurun ke tubuh Puput, pada buah dadanya, pada perutnya. Vino menikmati tiap jengkal tubuh mulus Puput, diciuminya dan dijilatinya bagai permen. Puput melebarkan kakinya saat ciuman Vino semakin turun ke bawah. dengan cekatan Vino melepas bagian bawah bikini Puput, memperlihatkan hadiah istimewa.

Vagina Puput terlihat indah di mata Vino, bibirnya bagai kupu kupu , lembab, dengan clit pink basah diantaranya. jemari Vino perlahan menyusuri bibir vagina itu, tubuh Puput menggelinjang menikmati rangsangan tersebut. tak tahan lagi , dengan satu gerakan Vino menjilati bibir vagina Puput, menyedot dan menggigit lembut, lidahnya menyapu clit Puput , membuatnya semakin menggelinjang dan mengerang bagai kesakitan.

Hal ini membuat Vino makin bersemangat. Tiba tiba Puput berbalik posisi , kini Vino yang terbaring di sofa, dan dengan cekatan giliran Puput yang membuka celana Vino, membuat penisnya langsung keluar dan tegak berdiri. Puput mengambil posisi diantara kaki Vino, dan menggegam penis Vino dengan dua tangan, perlahan memijit dan mengocoknya penuh perasaan.

“penis kamu bikin aku geregetan Vino…..” kata Puput manja.

Vino bagai tersihir , tak mampu berkata apa apa selain menggeram nikmat. kemudian dengan gerakan yg erotis, Puput menjilat kepala penis Vino sekali, sangat perlahan, lalu tersenyum menggoda , dan bicara dengan nada yg menggoda pula.

“terusin jangan…ya……?”

Tak perlu jawaban , Vino mendorong kepala Puput lebih dekat ke penisnya. Puput mengecup penis itu sebelum memasukan ke dalam mulutnya, segera kehangatan kenikmatan menjalari seluruh tubuh Vino, penisnya kian mengeras. sambil tetap menggengam penis diujung bawah, mulutnya mulai bergerak naik turun sepanjang penis Vino, dan disaat bersamaan memijit dan mengocok lembut, naik turun.

Vino melihat ke bawah, menyibakkan rambut Puput, kini ia bisa melihat penisnya meluncur timbul tenggelam ke dalam bibir sensual Puput. sedotan Puput makin lama makin keras, Vino merasa tak akan bertahan lama jika terus begini.

“Puput….aku….mau..sekarang….” kata kata Vino tak jelas

Puput mendongak dan tersenyum, penis tak lepas dari mulutnya. Puput kemudian mendorong kepalanya lebih dalam sehingga seluruh penis Vino masuk ke dalam mulutnya, sampai ke ujung tenggorokan. Dia bertahan di posisi itu sejenak, lalu perlahan kembali menyusuri penis dengan bibirnya, ia sangat menikmati hal itu, apalagi melihat wajah Vino yang belingsatan.

Puput kemudian menghisap kepala penis satu kali, memainkan lidahnya disana, lalu menelan kembali seluruh penis Vino. kali ini rupanya ia tersedak, ia melepas penis Vino , terbatuk batuk lalu tersenyum manis pada Vino.

“saatnya tiba..Vino sayang….” kata Puput , sambil bergerak ke atas tubuh Vino mencari posisi yang tepat. Penis Vino bersentuhan dengan paha dalam Puput, bulu bulu halus vagina sedikit menggelitik Vino.

Puput meraih penis Vino, mengarahkannya ke vaginanya, mengesek geseskan sejenak di bibir vaginanya. sampai akhirnya Vino merasakan penisnya mulai terbenam di vagina Puput saat ia merendahkan tubuhnya. Penis Vino emnerobos masuk, menyeruak sempitnya vagina ,terasa hangat dan nikmat. Vino meraih pantat Puput, dan menariknya, berusaha untuk membuat penisnya masuk lebih dalam.

“aduhh..ga muaat…aahhh..” erang Puput.

Perlahan dan teratur , Puput mulai menggerakan naik turun tubuhnya diatas Vino. mereka berdua saling menatap sejenak, Puput merendahkan tubuhnya dan mereka pun saling berciuman, nafsu birahi semakin berirama indah di antara mereka, menyatukan mereka dlam gairah panas membara.

Puput mengerang saat mereka berciuman, lidah mereka bertemu dan saling menari.
Vino tiba tiba merasakan rasa hangat yg berbeda menjalari penisnya, saatnya segera tiba.
penis Vino mengeras bagai baja dalam lingkup kehangatan, basahnya vagina Puput, suatu efouria mulai muncul makin lama makin kentara.

“Vino…ahhh..ahhh….”
“via….aku bentar lagi…uuughhhh…”

Gerakan naik turun Puput semakin cepat, makin cepat makin cepat. Dan keduanya mengerang hampir bersamaan saat kenikmatan bercinta datang menghampiri mereka berdua.

“oooohh..galaaaaannng…ahaaaaaaahhhhhhh…” Puput berteriak

Vino hanya menggeram, saat cairan cintanya menyembur keluar cukup banyak. setelah selesai , tubuh Vino terasa relax , ia berbaring antai di sofa, sementara Puput ambruk di atas tubuhnya, keduanya bermandikan keringat.

“ooh…Vino…kamu ternyata luar biasa….” kata Puput pelan

Vino hanya tersenyum, mereka kemudian berciuman mesra. Tiba tiba terdengar suara mobil masuk dan suara orang masuk.

“celaka..ayah…..kenapa sudah pulang…” Puput terlihat panik .

Vino hanya terdiam terpaku saat ayah Puput masuk ke dalam kamar. ayah Puput sangat terkejut melihat anaknya telanjang bulat bersama lelaki yg tadi dia acuhkan.

“PUPUT….!!!!!APA APAAN KAMU……!!!!!!”

Vino terpaku tak tahu harus berbuat apa saat tiba tiba ayah Puput masuk ke kamar itu dan memergoki mereka berdua tanpa busana, sudah jelas mereka tidak sedang bermain catur.

“celaka ..mati gue….” gumam Vino , ketakutan terpancar di matanya.
“jadi …selama ini kalian hanya berbuat mesum saja disini…..?” kata ayah Puput dengan nada tinggi.
“ayah..tapi Puput……” Puput hendak berkata namun segera dipotong oleh ayahnya.
“tapi apa lagi…..memangnya kamu pikir ayah goblog…..sejak kapan belajar gitar harus telanjang seperti ini!!! ”

Vino tak mampu berbuat apa apa, hanya dalam hati ia berdoa semoga bisa lolos dari masalah ini.
Ayah Puput mendekati anaknya dan memandangi tubuh bugil anaknya cukup lama.

“kamu ini……mau belajar gitar apa belajar jadi pelacur…!!!!!…sama gembel lagi….!!!!”

Disebut gembel, harga diri Vino agak terusik, namun ia kembali terdiam, ia tidak dalam posisi yang mengungtungkan.

“beruntung penerbangan ayah di cancel…ayah sudah menduga ada yg tidak beres dengan kamu dan guru gitar kamu ini……kamu ini……..kamu..” kata ayah Puput tak mampu berkata kata sambil menatap buah dada anaknya yg ranum.

“dan kamu anak muda….” tiba tiba ayah Puput berbalik pada Vino.

“aku sudah tahu siapa kamu, aku selalu menyelidiki siapa siapa saja yang mendekati anakku….dan kamu tahu…anak muda…..aku bisa dengan mudah membuat kamu dan keluarga kamu sengsara dan hidup di jalan….paham!!!!!” lanjutnya.

Sebenarnya banyak kata kata yg ingin dikeluarkan Vino dari benaknya, namun ia menyadari , dalam posisinya sekarang, satu kata salah , maka seluruh keluarganya akan tidur di jalan, ayah Puput punya cukup kekuasaan untuk berbuat itu.

Puput terduduk di ranjang, isakan tangisnya membuat tubuhnya terguncang guncang, membuat buah dadanya bergerak naik turun. Dan sial bagi Vino, hal itu justru malah membuat birahinya naik lagi, perlahan penisnya kembali menegang.

” aduh celaka….” gumam Vino ketika ayah Puput memandanginya dengan marah saat melihat Vino kembali terangsang.
“anakku memang menggairahkan…betulkan anak muda…?” kata ayah Puput
“mm..maksud..bbbapak…..” Vino tergagap

PLAKKKK!!!!!! tiba tiba ayah Puput menampar Vino.

“jangan pura pura goblog!!!!!”
Vino terdiam sambil memegang pipinya yang terasa panas.
“kamu menikmati tubuh anakku kan……?”
Vino terdiam
“kamu sangat menikmati tubuh Puput …..ya kan…..?”
Vino tetap tak menjawab.
“baik….kamu duduk disamping anakku sekarang..ayo cepat!!!” perintah ayah Puput pada Vino.

Dengan patuh dan bingung Vino duduk di samping Puput, sementara ayahnya mengambil kursi dan duduk dihadapan mereka.

“baik…..kalau kamu memang suka tubuh anakku, coba kamu elus elus pahanya..ayo…” perintah ayah Puput yg membuat keduanya terkejut.
“ayah….tapi…..” Puput mencoba protes.
“diam!!! sekarang kalian berdua ikuti perintah ayah..atau gembel temen kamu ini akan dapat masalah besar.” kata ayah Puput.

Vino dan Puput salling berpandangan bingung juga khawatir. Puput kemudian mengangguk pelan agar Vino lebih baik patuh pada perintah ayahnya.
Dengan masih ragu ragu dan sedikit risih, Vino mengelus paha mulus Puput sambil terus ditonton oleh ayah Puput.

“buka paha kamu lebar lebar Puput…..” perintah sang ayah.

Puput membuka pahanya lebar memperlihatkan vaginanya , sedangkan elusan Vino mulai merambah ke bagian dalam paha Puput dan makin ke atas.

“ayo…sentuh vaginanya….itu kan yang kamu mau…?” kata sang ayah.

Vino memandang ayah Puput , berusaha menebak apa yg ada dipikiran lelaki ini,apakah ini sebuah jebakan..?? namun ayah Puput justru balik melotot dan menyuruh segera melakukan perintahnya. Perlahan elusan Vino naik ke atas dan menyentuh vagina Puput , jari jarinya menyusuri naik turun bibir vagina Puput. erangan dan rintihan mulai terdengar keluar dari bibir Puput.

Vino berpaling pada ayah Puput, namun ia terkejut karena ayah Puput sedang membukai pakaiannya,
sementara melepas pakaian pandangannya tak lepas dari Vino dan Puput, suatu ekspresi aneh terpancar dari wajahnya, ia kemudian memijat mijat penisnya sendiri sambil tak melepas pandangan pada anaknya. Vino mulai merasakan situasi akan menjadi lebih tak terduga.

Vino kemudian kembali berkonsentrasi pada Puput, ia terus menerus melakukan rangsangan pada vagina Puput, vagina itu kian basah ,ia belum berani berbuat lebih jauh lagi tanpa perintah dari sang ayah, meskipun kini penisnya sudah menegang menagih kenikmatan lebih, aliran darah seolah bergerak cepat di kepalanya.

“sekarang kamu jilati vaginanya..ayo…” perintah sang ayah selanjutnya

Vino membungkukkan kepalanya dan mulai menjilati vagina Puput, dan tanpa mempedulikan apa apa lagi , Vino mulai menikmati semua ini. Puput sendiri pun kelihatannya sudah tak peduli apa apa lagi, ia memejamkan mata sambil menggigit bibirnya , kadang terdengar rintihan yg keluar dari bibirnya.

Sambil menjilati vagina Puput , Vino mengelus paha mulus gadis itu kadang kemudian ia meremas pantat Puput. kepalanya terbenam semakin dalam diantara paha gadis cantik itu. Vino mendengar ayah Puput bergerak mendekat , dan sepertinya sang ayah masih melakukan masturbasi sambil melihat anaknya dari dekat.

“tubuh anakku memang nikmat kan anak muda…..? hmm..kamu menikmatinya kan…..?dan buat kamu Puput , kalo kamu memang mau jadi pelacur…biar ayah yang ajarkan kamu jadi pelacur….” kata ayah Puput.

Saat mendengar hal itu Vino mendongakkan kepalanya, dan ia sempat terkejut melihat Puput sedang menggenggam dan menjilati penis ayahnya sendiri bagai menjilati permen loli, bahkan kemudian walau terlihat sedikit ragu tapi akhirnya ia mengulum penis ayahnya sendiri di mulutnya. Terdengar gumaman dan erangan dari bibir Puput saat penis ayahnya bergerak keluar masuk di mulutnya. Vino masih terpaku memandangi dua tubuh telanjang , ayah dan anak sedang melakukan oral sex.

“anak muda….berdiri kamu..” kata ayah Puput.

Vino pun berdiri dan ayah Puput segera berdiri disampingnya, kemudian ia menyuruh Puput untuk mengoral penisnya dan Vino . Puput kemudian berlutut di depan kedua pria itu , mengenggam kedua penis itu dengan tangannya dan secara bergantian mengocok dan mengulum kedua penis itu, dengan gerakan cepat.

Saat Puput mengulum penis Vino, ia memandang wajah Vino. Dari sinar matanya , Vino dapat melihat keterhinaan dan rasa malu Puput melakukan semua ini, apalagi pada ayahnya sendiri. Namun saat itu Vino sudah tak perduli lagi, birahinya sudah naik ke ubun ubun, ia bahkan mendorong penisnya semakin masuk ke dalam mulut Puput , membuat gadis itu tersedak.

Saat kemudian Vino merasakan akan orgasme , ia menahan kepala Puput dan membiarkan spermanya menyembur masuk ke dalam mulut Puput. Tiba tiba ayah Puput menarik tubuh anaknya ke kasur dan langsung menindihnya, buah dada Puput ia remas dan ia sedot sedot kasar, membuat Puput mengerang ngerang tak jelas. Puput dan Vino saling beradu pandang , Vino melihat sinar mata nova kian meredup, dan samar ia melihat tetesan air mata terjatuh dari mata indah itu. ayah Puput lalu mengambil posisi diantara kedua kaki anaknya , mengarahkan penisnya pada vagina yg sudah basah, dan hanya dengan satu gerakan , penis itu meluncur masuk.

“aaaaaaaaawwwww……..” jerit Puput saat penis ayahnya memasuki tubuhnya, ayahnya mulai bergerak teratur menggenjot tubuh anaknya sendiri.
“ini yg kamu mau kan…hmmm…? kamu mau jadi pelacur kan….hhmmm…?” kata ayah Puput sambil terus semakin intens genjotannya.

Vino hanya mampu memandangi adegan itu, di satu sisi ia merasa kasihan dengan Puput tapi di sisi lain ia sangat menikmati hal ini , pemandangan seperti ini duu hanya ia lihat di vcd bokep, tapi hari ini ia menyaksikan sendiri seorang gadis cantik yang disetubuhi ayahnya sendiri.

Ayah Puput mengangkat kaki anaknya makin tinggi dan lebar dan mendorong penisnya masuk semakin dalam, sementara erangan dan rintihan makin jelas terdengar dari mulut Puput, air matanya pun kini mulai deras mengalir.

Makin lama gerakan ayah makin cepat , sampai akhirnya tubuh ayah Puput terlihat menegang, wajahnya merengut, dan ia segera menarik keluar penisnya, dan mneymburkan penisnya di buah dada Puput, sebagian mengenai wajah anaknya. Sperma nya bagai tak berhenti terus keluar,semburan demi semburan membasahi buah dada Puput yang bergerak naik turun.

“kamu benar anak muda ..tubuh anakku memang sangat dashyat dan juga nikmat…” kata ayah Puput pada Vino.

Kemudian ia mengelus elus kepala anaknya , mencium keningnya dan kemudian berkata,

“nah..begitu cara jadi pelacur yang baik, …..nanti malam ayah akan ajarkan lagi bagaimana jadi pelacur yang baik….”

Kemudian ia keluar dari kamar itu sambil bersiul siul puas.

Sekeluar ayah Puput, Vino baru berani mendekati Puput yg tengah menangis di tempat tidur.
Vino berusaha menghiburnya dan menenangkannya,namun Puput menyuruh Vino agar lekas pulang. Vino mengerti , mungkin ia butuh waktu untuk sendiri, ia pun memakai pakaiannya kembali, membereskan gitarnya dan bersiap untuk pulang., sebelum keluar ia menatap untuk terakhir kalinya Puput yg masih terisak isak di tempat tidur dengan tubuh telanjang.

Selama perjalanan pulang , ia terus mengingat dan membayangkan pada apa yang baru saja terjadi, ia tak pernah mengira niatnya mengajari Puput bermain gitar berubah menjadi sebuah petualangan sex yang tak terduga. dalam benaknya terus terngiang ngiang kalimat terakhir ayah Puput “nanti malam ayah akan ajarkan lagi bagaimana jadi pelacur yang baik”. – Koleksi cerita sex, cerita dewasa terbaru, cerita ngentot, cerita mesum, cerita panas, cerita horny, cerita hot 2016.

Cerita Sex 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *