Cerita Seks Terbaru Nikmatnya Di Entot Sama Om-Om

Cerita Seks Terbaru Nikmatnya Di Entot Sama Om-Om – Cerita Sex, Cerita Ngentot, Cerita Dewasa Sebut saja temanku bernama Silvi, kami sudah akrab sejak kami umur SMP hingga sekarang kami sudah SMA namun kami berbeda sekolahan karena sejak lulus SMP keluargaku pindah kota. Namun aku dan Silvi tak pernah hilang komunikasi, karena kami sudah sangat akrab sekali bahkan aku menganggap Silvi seperti saudaraku sendiri. Namaku Abel, usiaku sekarang juga sama dengan Silvi. Sebagai perempuan aku dan Silvi sama-sama cantik, namun kita mempunyai kelebuhan masing2 dengan aku lebih besar pantatku dan Silvi lebih besar payudaranya, namun kita berdua sama-sama seksi untuk gadis seumuranku.

Cerita Seks Terbaru Nikmatnya Di Entot Sama Om-Om
cerita abg, cerita seks, cerita hot, cerita mesum


Setelah hampir setahun gak bertemu dengan Silvi, akhirnya ketika liburan sekolah aku berencana untuk berlibur ketempat Silvi. Dan setelah aku sampai dirumah Silvi, aku disambut dengan penuh rasa bahagia. Keluarga Silvi juga sangat akrab denganku karena dulu aku sering maen kerumah Silvi. Setelah beberapa saat, akhirnya aku dan Silvi saling curhat tentang kehidupan kami masing-masing. Hingga setelah lama tentang kehidupan baruku dikotaku sekarang tinggal, akhirnya Silvi gentian cerita tentang kehidupannya yang sekarang mempunyai kekasih, namun kekasihnya bukan seumurannya melainkan laki-laki setengah baya yang umurnya jauh diatas Silvi.

Setelah panjang lebar, tiba-tiba Silvi bercerita tentang pengalamnnya bersetubuh dengan kekasihnya yang om om itu. Silvi menceritakan semuanya, hingga aku yang mendengarkan ceritanya merasa ingin mencoba om om tersebut. Silvi bercerita kalau dia sedang bersetubuh dia dibuat melayang hingga dia merasakan nikmat yang tiada duanyayang belum pernah dia dapatkan. Aku yang hanya diam mendengar cerita Silvi, semakin lama aku merangsang juga, sungguh ingin sekali aku disetubuhi om-om itu hingga aku merasakan sama dengan yang dirasakan oleh Silvi.

Aku betul betul terpengaruh oleh cerita Silvi , pakah betul sampai keubun ubun nikmatnya???????
Walau umurku baru 16 tahun sama dengan umur Silvi dan badanku yang mungil dibalut dengan kulit putih seperti Silvi dan tetekku yang baru nyembul tumbuh, aku sudah sangat ingin mencoba seperti apa yang pernah dialami Silvi hingga Pada suatu saat hari sabtu sore aku pergi ke Mall disuruh ibuku beli minyak goreng dan mie, kebetulan aku ketemu dengan kekasih Silvi yang sedang belanja juga, aku masih ingat betul walau kami baru ketemu sepintas.

Aku menyapa dengan sopan, “Sore Om, belanja Om” sapaku sopan, dijawab dengan lembut” iya, siapa ya?” jawabnya, “Aku temen Silvi Om, lupa ya, yang diantar ke Bogor, kerumah tante” jawabku, “Ooh, ya Om ingat sekarang, sedang belanja juga?”

“ya, Om, disuruh ibu” jawabku, dan kami sambil jalan ngobrol biasa-biasa saja, aku pikir bagaimana caranya agar aku bisa sama2 bapak ini, lalu aku bilang “Om, tinggal dimana?” lalu dijawabnya disuatu komplek didaerahku.

Lalu aku pancing ” Boleh Om, Abel main kerumah Om ” tanyaku, ” Boleh2, kapan mau kerumah Om, silakan” jawabnya, perasaanku betul2 gembira nah, berhasil aku mendekatinya, lalu aku bilang ” Besok boleh Om ???”

” Boleh, jam berapa, dirumah Om sepi lho, tante sedang ke Bandung, jadi Om tidak ada apa2, tapi nanti Om beli kue saja buat besok”, dan kamipun berpisah sebab aku keburu-buru ditunggu ibuku.
Besoknya hari Minggu pagi2 kira2 jam 09.00 aku berangkat kerumah kekasih Silvi, tak berapa lama akupun sampai dikomplek yang disebutkan, lalu aku tanya satpam komplex dimana alamat yang dimaksud ahirnya ketemu juga.

Akupun masuk kehalaman rumahnya dan aku pencet bell, tidak lama keluar kekasih Silvi…. dan dengan sapa yang halus menyapaku ” selamat pagi, Abel, sendirian ya ” sapanya, ” ya Om “, lalu aku dipersilahkan duduk dan Bapak pergi ke belakang.

Tak berapa lama om Idola keluar membawa minuman hangat dan kue yang kemarin dibelinya di Mall, ” silahkan diminum dan dicicip kuenya ” aku menganggukkan kepala saja sebab perasaanku sudah betul2 ngebet ingin merasakan apa yang diceritakan Silvi.

Kami duduk bincang2 layaknya bapak dengan anak, lalu aku geser dudukku, ” Boleh Abel duduk dekat Om ” pintaku, ” Boleh silahkan “, waduh sseerrr rasanya, aku duduk disebelah kirinya dan aku baca majalah Tempo yang ada dimeja.

Tapi kemudian tidak lama kemudian aku ditawarin majalah yang ….yaaa…ampun gambarnya berisikan gambar yang menampilkan hubungan suami isteri sekilas kulihat nama majalah itu tertulis didepannya playboy…,aku benar benar terangsang…badanku gemetar….menahan perasaaan yang baru kali ini aku rasakan…rupanya OM agus begitu namanya kuketahui setelah kutanyakan pada beliau telah mengetahui keadaanku ia merapatkan tubuhnya kesampingku sambil melingkarkan tangannya kepundakku tak lama kemudian jaritangannya merabah kupingku aku kian bergetar om Agus kian menggeserkan duduknya, lantas ia merebahkan kepalaku dipangkuannya.

Sambil tiduran aku tetap membolak balik majalah playboy itu…….mataku telah nanar dikuasai birahi remajaku……..aku menggeserkan kepalaku dipangkuandipangkuannya karena terasa ada benda keras yang mengganjal belakang leherku….., kalau aku miringkan persis hidungku kena selangkangannya yang menonjol itu om Agus diam sambil baca koran.

Lama2 aku beranikan diriku, pura2 aku tertidur lalu kumiringkan badanku tepat aku menindih tonjolan itu dan dengan menggeser kepalaku sedikit kebelakang maka nampakklah benda yang menonjol dibalik celana pendek om agus tanganku kuletakkan diatas tonjolan itu dan kudengar om Agus menhela nafas panjang ia tergelinjang  ketika tonjolan itu ku gesek gesek dengan lenganku gilakah aku ????pikirku.

Lalu dengan tenang dielusnya tanganku dan makin dibimbingnya menuju tonjolan tadi seakan menyuruhku untuk meremasnya. rupanya tonjolan tadi namanya adalah Penis. Tangan Om menggosok-gosok lengan atasku aku sudah betul2 napsu, aku makin kuat pegang penis Om, tiba2 aku diangkat dipopongnya dibawa masuk ke kamarnya, sampai dikamar dibukanya bajuku dan minisetku, lalu rokku dilepasnya tinggal celana dalam saja.

Aku ditidurkan ditempat tidur yang empuk, kemudian aku diciuminya dengan lembut, aduuhh maakk aku semakin terangsang, digosoknya toketku dengan tangannya yang besar dan pentilku yang baru segede kedele diisapnya, adduuuhhhhkk bener kata Silvi enaknya.

Pelan2 ditariknya celana dalamku lalu digosoknya memekku dengan jarinya pas kena itilku yang baru sebesar biji kedele, terasa basah memekku keluar cairan, aku meraba mencari penis Om, yang masih pakai celana pendek,wwuuuuiii besarnya bukan main.

Aku berpikir apa bisa masuk ke memekku penis sebesar itu, ada rasa ngeri juga tapi aku abaikan aku sudah betul2 ngebet, eeehhhh diisapnya memekku dan dijilatinya, aduhhhh ennnuuuaaaakkkkk Ommmmm, terussssss pintaku, sambil dijilati memekku tangan Om pegang toketku.

Aku sampai menggelinjang pantatku terangkat saking enaknya, Ommmmm teeeerrruuuussss OoooOmmmm, kembali aku diciuminya leherku toketku dicium, lalu diisapnya, ketekku dicium pangkal toketku dicium lalu diisapnya, kembali pentilku diisapnya adduuuhhh rasanya sampai ke ubun-ubun.

Aku diangkat lagi lalu dipangkunya sambil diisap toketku aduh aku betul2 ke surga Silvi betul katamu, aku merasakan sekarang, eeehhhh penisnya di gosok2kan dimemekku aduuhh mmaaakkk, eeeuuunnaaakk Ommmmm rintihku, ujung jarinya dimasukkan ke lubang memekku aduh sakit Omm, aku dicium lagi.

“Abel engkau pingin merasakan lebih enak, ya” tanyanya ” Iiiyyyaaaa Ommmm ” jawabku, ” Abel sedikit sakit ya nanti lama-lama hilang sakitnya ” kata Om ” terserah Om , Abel ingin merasakan kenikmatan Om ” kataku, pelan2 dimasukkan ujung penisnya, aku merintih kesakitan.

” Pelan Om, sakiitt ” rintihku, digosoknya lagi dan didorongnya lagi, hal itu dilakukan berkali-kali dan sakitnya waktu penisnya didorong, tapi hilang rasa sakitnya kalau penis Om di gosok2kan di bibir memekku yang tipis dan tahu2 ssrrreeetttt, szssrreeeettt, “sakit Om ‘ teriakku, masuklah penisnya ke memekku walau hanya sedikit.

Aku diciumnya lagi digigitnya toketku, diisapnya pentilku, sambil badanku digosok-gosok paka tangannya, aduuuhhhh Om saaakkiiittt rintihku, lalu diciumnya lagi, eh lama2 hilang rasa sakitnya, aku mulai sedikit merasakan enaknya, diangkatnya badanku lalu diturunkannya lagi, sampai berkali-kali.

Aduh rasanya semakin enak, tahu2 aku merasakan nikmat yang belum pernah aku rasakan, sampai aku gigit dada Om, aaaddduuuuuhhhh, aaaaauuuuggghhhhh Ommmm, aaaauuuggghhhh, Ommmmm, lalu aku lemas tapi masi dipangkuannya dan penis Om masih didalam memekku, aku menyaksikan percikan darah perawan ku membasahi kain sprei tempat tidur om agus…..dan sebagian belepotan dipangkal penis om dan juga ada nempel di pahanya.

ohhhh aku gak perawan lagi tapi peduli amat nikmatnya mengalahkan semua pikiranku tentang arti sebuah keperawanan. Mulai lagi pentilku diisapnya dan diciumminya lagi, mulai aku terangsang lagi, aku coba menggeser dudukku dipangkuan Om tapi penis Om seakan-akan lengket dengan memekku, lalu aku digendongnya masih dalam posisi penis dimemekku dan aku ditidurkan ditempat tidur Om, aduhh Ommm teeerrrruuusssss Ommm.

Pantat Om dinaik turunkan aku menggelinjang, kepalaku goyang kiri goyang kanan saking enaknya dan Aaaauuuuuggghhhh aaaaacccchhhh uuuuugggghhh Ommmm eeennnaaaakkk pekikku, gila betul2 enak rasanya aku sudah entah berapa kali orgasme alias keluar, lalu pelan2 Om naikturunkan pantatnya.

Eeehh tahu2 Om menggerakkan lagi pantatnya dan aaaadduuuhhh OOmmmmmm pekikku Abel kepengen pipisssss ommmmm pipis aja kata om Agus  OOmmmmm dan cccrreetttt, creeeettttt terasa panas  ada yang mengalir dari dalam tapi bukan pipisss badanku bergetar kuat sekali  tanganku mencengkram bahu om agusss ahhhhh dunia ini putih semua enak yang tak dapat lagi diucapkan dengan katakata  rupanya Om juga pipisss dan disemprotkan didalam memekku , aduh enaknya sampai mataku berat susah dibuka rasanya.

Aku terbangun ternyata aku tertidur diatas Om, dan penis Om masih didalam memekku, pentilkuku digigit dan dicium lagi sampai mataku terasa terbalik saking enaknya dan tahu2 sret penis Om dicabut dari memekku lalu aku ditelentangkan kakiku dikangkangkan dan aduh rasanya rambutku terasa mau copot memekku dijilati lagi.

Lama memekku dijilati dan itilku digigit-gigit aku kali ini betul2 terangsang berat, aku tarik penis Om aku bimbing kelubang memekku dan cret, cret Om tekan langsung masuk penisnya lalu diturun naikkan, aku betul2 me layang2 disurga rasanya dan aku tarik dada Om kugigit aku pipisssss lagi….
Ooooohhhhh ommmmmmm enakkkkkk Oommmmmmmmmm.

Om masih terus memainkan penisnya yang masuk dimemekku, kali ini aku gantungkan diriku dibadan Om dan ccrreeettt, ccrrreeetttt uuugggghhhh, aaaaccchhhh aaaadddduuuuuhhhhh Oooommmmmm, didalam memekku terasa hangat lagi kena semprot air pipis putih…..dari Om.

Entah sampai jam berapa hari itu, kami sampai lupa makan siang tahu2 sudah jam 5 sore, aku tidur didekap Om, kira2 jam 7 malam aku dibagunkan disuruh mandi lalu makan dan diantarkan pulang, sampai dirumah jam 9 malam aku bilang dari rumah Silvi belajar, makasih Om. – Koleksi cerita sex, cerita dewasa terbaru, cerita ngentot, cerita mesum, cerita panas, cerita horny, cerita hot 2016.

Cerita Sex 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *