Cerita Seks Terbaru Gairah Sex Istri dan Adik Iparku Yang Cantik

Posted on

Cerita Seks Terbaru Gairah Sex Istri dan Adik Iparku Yang CantikCerita Sex, Cerita Ngentot, Cerita Dewasa Panggil saja namaku Hendra, Saya mempunyai kepribadian pendiam karena aku tidak suka keramaian.aku berumur 30 tahun, aku adalah seorang direktur perusahaan swasta di Sumedang. Aku baru saja menikahi wanita cantik berjilbab, namanya Dela. Dela mempuanyai seorang adik perempuan yang bernama Davina.

Cerita Seks Terbaru Gairah Sex Istri dan Adik Iparku Yang Cantik
Cerita seks sedarah, cerita mesum, cerita panas, cerita dewasa

Mereka adalah kakak beradik yang cantik dan manis, keduanya bertubuh mulus dan berbadan tinggi semampai, itulah salah satu motivasi aku menikahi Dela, karena tubuhnya yang indah.

Namun akupun sangat tertarik kepada adiknya, Davina. Ia tidak berjilbab dan slalu mengenakan baju sexi dan mini, tak kala aku sedang menonton TV bersamanya di ruang keluarga aku slalu berusaha mencuri-curi pandang ke arah tubuhnya yang terlihat mulus. Namun hasrat itu hanya bisa ku pendam saja.

Kala itu, aku sedang bekerja di ruangan kerjaku di perusahaanku, kebetulan perusahaanku sedang mengalami sedikit guncangan akibat dampak makin banyaknya perusahaan saingan di kotaku itu.

Pada saat jam pulang kerja, tepatnya pukul 19.00 aku terdiam diri sendian di ruanganku karena memikirkan masalah itu. Kurang lebih 40 menit aku melamun, dan tiba-tiba terbayang sosok Davina fikiranku, aku membayangkan dirinya sedang bugil, pikiran kotorku semakin merajalela dan kontolkupun mengeras seketika.

Ketika sedang asik menghayalkan tubuh indah Davina terdengar suara ketukan pintu “tok tok tok” aku kaget dan tersadar, ketika membalikan badan ternyata Dela istriku datang untuk menjemputku, karena rencananya pulang kerja kami mau pergi makan malam bersama Dela dan adiknya juga. “eh… sayang…. udah siap ni, cepet amat datengnya!!” tegurku, “ah… iyah yang… aku sengaja datang lebih cepat karena takut jalanan macet, sekarangkan malem minggu” jawab Dela. “Mana Davina yang??? Katanya dia mau ikut dengan kita makan malam dan nonton??” “oh… iyah nanti dia nyusul katanya, soalnya dia mau ngembaliin buku ke temennnya dulu, gak lama lagi nanti dia datang ko” jawab Dela sambil duduk di pangkuanku, dan diapun menyadari penisku sedang keras, “eh… sayang,… lagi pengen yah???? Itunya bangun tuh…” ledeknya. Iya ni yang… aku lagi pengen, kita ML dulu yuk… karayawan udah pada pulang ko, Cuma ada satpam, dia juga jam segini lagi pulang dulu, dia baru bakalan jaga lagi nanti jam 9 malem” ajakku kepada Dela. “ah… jangan disini ah.. nanti kalo Davina dateng gimana??!!” jawab Dela. “ahh…. pasti Davina telpon dulu kalo dia mau nyampe sini, dia kan penakut, ga mungkin masuk ke kantor sendirian, apa lagi kalo sore kantor ini sepi”. Akhirnya istriku mau menerima tawaranku tadi, “Iya deh sayang…. tapi aku ga lepas jilbab yah… soalnya ribet pasangnya lagi… kan kita mau jalan abis ini hehehh…” “iya deh… pakek jilbab lebih asyik kok…” akhirnya kamipun saling berpelukan sambil berciuman, aku lumat bibir kecil istriku, sambil tanganku meraba-raba payudaranya yang tak begitu besar, perlahan tanganku melepaskan roknya namun bibirku masih tetap melumat bibirnya, semakin bernafsu aku lepas pula atasan baju istriku, dan ku remas-remas dengan keras payudara Dela yang masih terbingkus Bra, lalu aku lepaskan Branya dan aku lumat puting merah muda di puncak gunung kembarnya Dela, terdengar suara erangan Dela yang mendesah kenikmatan… “ahhh…. sayang….. enak yang… ahhh…. terus nenenin tetek aku yang….!!! aahhh….” semakin semangat saja aku menjilati tubuhnya, kini akupun berada di selangkangannya, tanpak pikir panjang, aku pun membuka celana dalam birunya, dan aku jilati kemaluan Dela yang bersih dari bulu itu, kemudian aku buka mulut memeknya yang wangi dan masih terlihat selaput dara yang baru saja aku rusak di malam pertama kami 1 bulan yang lalu, kemudian aku jilati klitoris Dela, dan “ ahhhh… sayang… ahhh… geli yank…. ahh…. aku serasa pengen pipis….” namun aku tak menghiraukannya, aku terus saja menjilati klitorisnya sambil memasukan jari tengahku ke dalam mulut memek Dela, semakin cepat aku menusukan jari tengahku, semakin dahsyat desahan Dela, “ahhh….. sayang… ahhh… ahhh… aku mau dapet yang…. ahhhhhh……” pantatnya nampak menggelinjang dan pahanya tiba-tiba menutup menjepit kepalaku, ternyata Dela sudah orgasme,
aku pun segera membuka celanaku, ketika sedang membuka kemeja, tiba-tiba pintu ruanganan ku terbuka, karena ternyata aku lupa menutupnya rapat-rapat dan menguncinya, aku dan istriku langsung kaget, ternyata pintu itu terdorong oleh sesosok tubuh yang telah tak mengenakan baju sehelaipun, dan ternyata itu adalah Davina, yang ternyata sedari tadi ia mengintip kami, dan bermastrubasi sambil menyaksikan kami berdua ML, tanpa pikir panjang, aku langsung menarik lembut tangan Davina dan membisikkan di telinganya “Ayo sini kakak puaskan bareng kak Olive” dengan malu-malu iya mengikuti tarikan tanganku, aku tak sadar bagaimana respon Dela yang sedang terkulai lemas di atas meja kerjakun karena orgasme pertamanya itu, namun setelah aku memandang wajahnya, Dela malah tersenyum dan senyum itu memberi arti bahwa Davina boleh ikut ML bareng, akhirnya Davina aku suruh jongkok dan aku pegangkan Penis kerasku, dengan malu-malu ia mengocok-ngocok kontolku dengan pelan, tiba-tiba Davina langsung melumat dengan liar penisku, aku sedikit kaget karena ternyata ia sangat pandai menghisap kontol, aku hanya bisa menikmati sambil sesekali mendesah kenikmatan… “ahhh…. ayo Davina sayang… sepong terus kontol kakak… uhhh… ahhh…. yes… “
Setelah puas aku disepong oleh Davina, aku langsung berbaring di atas meja dan menyuruh Dela menaiki badanku dan menduduki penisku, “ah……. enak yang…. ahh… aku goyang yahh… ahh…” desah Dela, sambil tanganku meraba-raba Memek Davina yang berada di sebelah Dela. Dan tak lama Rismapun berhenti dari genjotannya itu sambil mendesah “ahhh…… ahhh….” dan terasa pantatnya kembali menggelinjang dan pahanya ia tutup rapat-rapat. Kemudian aku bisikan kepada Dela, “yang…. aku coba punya Davina juga yah…” kemudian Dela pun hanya mengangguk tak berkata apapun sambil beranjak dari atas badanku.
Kemudian aku suruh Davina menduduki penisku, dan tanpa ragu Davina duduk di atas badanku, sambil menuntun penisku ke dalam Memeknya, ohh….. walau sudah tidak perawan namun memek Davina sungguh nikmat, “ahh… kak… ahh…. enak kak… genjot dari bawah kak!!!” desahnya. Dan akupun goyangkan kontolku secara cepat sambil memandangi wajah dan tubuh Davina yang menghadap ke arahku. Akupun terus menggenjot memek Davina dari bawah…. dan beberapa saat kemudian, Davina mendesah… “ahhhh.. ahh…. kak… terus genjot…. Davina mau dapet ni… ahh…..” akupun terus menggenjot dan karena saking bernafsunya menggenjot, akupun tak kuasa menahan ejakulasiku.
Namun sesaat sebelum aku berejakulasi, Davina mendesah… “ahh… aku dapet… kak…” sambil menggelinjang, dan akupun mengeluarkan lahar putihku di dalam memek Davina, adik dari Istriku. Sungguh nikmatnya memuncratkan sperma hangat di dalam memek yang selama ini aku hayalkan.
Akhirnya aku tersenyum puas sambil meandangi wajah kedua kakak beradik itu, kemudian Dela mencium bibirku, dan berbisik “enak mana yang? Punya aku apa Davina??” aku hanya tersenyum, dan meremas payudara Davina yang masih terduduk di atas kontolku. – Koleksi cerita sex, cerita dewasa terbaru, cerita ngentot, cerita mesum, cerita panas, cerita horny, cerita hot 2016.

Cerita Sex 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *