Cerita Seks IGO Tergoda Tubuh Bidan Desa Semok

Cerita Seks IGO Tergoda Tubuh Bidan Desa Semok Cerita Sex, Cerita Ngentot, Cerita Dewasa Kesempurnaan terletak pada diri Nindy, gadis muda yang sudah matang menyelesaikan kuliahnya jurusanbidan dan sekarang dia sudah bekerja disebuah rumah sakit swasta. Nindy ini memiliki perawakn yang sangat menawan dengan tinggi 167cm dan berar badan kira-kira 55 kg, berwajah imut, berkulit putih bersih, berambut hitam pendek sebahu, dengan tubh yang sintal dan payudara yang padat serta bongkahan pantatnya yang sangat indah menghiasi tubuhnya, jadi Nindy ini sangat cocok jika disebut sebagai bidadari.

Cerita Seks IGO Tergoda Tubuh Bidan Desa Semok
cerita seks, cerita ngentot cerita dewasa, cerita mesum, cerita panas


Nindy asli bandung, namun dia tinggal dirumah yang sangat besar sendirian. Nindy juga sudah mempunyai seorang pacar namanya Trian. Selama pacaran Nindy hanya pernah melakukan hubungan badan satu kali, itupun hanya bersma kekasihnya Trian. Setelah itu Nindy gak mau lagi melakukannya lagi sampai dia ada yang menikahi entah itu Trian kekasihnya Trian ataupun orang lain.

Suatu hari Nindy ditugaskan oleh kantor untuk beberapa hari dinas didesa. Hari pertama Nindy di desa itu, cukup jauh perjalanan yang dia tempuh dari kota malang,angkutan umum pun jarang sekali ada d desa ini,Nindy diantar oleh Trian menuju puskesmas untuk berkenalan dengan pegawai yang lain dan kemudian menuju ke rumah dinasnya yang berada cukup jauh dari puskesmas.Nindy di temani oleh Dewi dan Erna yang juga seorang bidan PTT.

Nindy juga dikenalkan dengan tetangganya Pak Yusuf ketua RT di desa itu,Pak Yusuf sangat di segani oleh warga nya,sebenarnya dia mau di calonkan sebagai kepela desa,tapi dia menolaknya,dengan alasan sudah banyak memiliki urusan,Pak Yusuf berusia 54 tahun,dia mempunyai 2 orang istri yang keduanya lebih muda kira2 10 tahun darinya,maklum Pak Yusuf mempunyai banyak lahan perkebunan dan pertanian. Pak Yusuf di tugaskan oleh kepala desa untuk membantu Nindy dan temannya yang lain apabila memerlukan bantuan,dengan alasan rumah Pak Yusuf lebih dekat dengan rumah dinas mereka.

Bersama Dewi dan Erna, Nindy sering bergantian ke rumah2 warga untuk membantu ibu2 yg mau partus normal ataupun mengobati bayi yang sakit. Untuk bertugas ke desa yang jauh,Pak Yusuf lah yg sering mengantarkan Nindy atau temannya yg lain,karena mereka tidak mempunyai dengan senang hatinya pak Yusuf selalu siap sedia mengantarkan bidan2 tersebut.

Suatu ketika Nindy bertugas mau ke rumah warga yang hendak partus,karena larut malam,Nindy takut sendirian berangkat,teman2nya pun sudah tidur,beruntung saat Nindy keluar rumah,dia melihat Pak Yusuf duduk di teras sambil merokok dan minum kopi,Nindy pun meminta bantuan kepada pak Yusuf.Sejak saat itu Nindy dan Pak Yusuf lebih akrab,Nindy selalu mengandalkan pak Yusuf untuk menemaninya bertugas, mungkin karena pak Yusuf memiliki kewibaan dan badan yg kekar sehingga Nindy merasa lebih terlindungi.

Karena seringnya Nindy berboncengan dengan pak Yusuf dan jalanan yg rusak,Nindy sering berpegangan ke pinggang pak Yusuf,dan dada Nindy terus menerus bergeskan dengan punggung pak Yusuf, walaupun Nindy tidak menyadarinya,sebenarnya pak Yusuf mulai menyukai Nindy dan nafsunya semakin menggebu2 setiap kali membonceng Nindy cantik, pak Yusuf pun selalu merasakan kekenyalan dada Nindy. Namun Nindy mempunyai perasaan yg berbeda,dia hanya menganggap pak Yusuf adalh sosok yg diseganinya dan selalu di hormatinya.

Saat malam minggu,Nindy baru saja pulang dari tugasnya,setelah selesai mandi dengan handuk putih yang melilit tubuhnya,Nindy mendengar ketukan dari pintu,dengan santai Nindy membuka pintu,ternyata adalah pak Yusuf.

“Oo..pak Yusuf,,silahkan masuk pak..”. Setelah masuk pak Yusuf duduk di kursi. “Ada apa ya pak?,,”Nindy bertanya sambil menutupi belahan dadanya yg sedikit terbuka. “Nda’ apa2,,cuma mau mampir saja,sambil bawakan nasi goreng ini,,kok kelihatn sepi,,?mba dewi sama mba erna kemana,,?”. Pak Yusuf bertanya sambil matanya jelalatan seperti mencari sesuatu. “Wah bapak kok repot2 begini,makasih ya pak.. mmm,,dewi sama erna pulang ke kota,katanya kangen sama orangtua,,kalau begitu,saya mau ganti baju dulu,bapak mau minum apa?”..kata Nindy sambil berjalan menuju kamarnya yang dekat dengan ruang tamu.

“Begitu ya,tidak usah repot2 mba,cukup air putih saja,,apa mba Nindy nda’ kangen juga sama ibunya,,?” pak Yusuf berkata sambil menyalakan sebatang rokok sampoerna.

“sebenarnya kangen sii,,tapi ortu saya lagi ada di bandung,terpaksa deh saya tinggal sendirian disini,,”Nindy pun keluar dari kamarnya dengan membawa air aqua gelas dan makanan kecil.

Mata pak Yusuf tercengang saat melihat Nindy keluar dengan pakaian serba minimnya,Nindy memakai gaun tidur warna putih tanpa lengan dan celana yang pendek sepaha.

Lalu Nindy berbincang2 dengan pak Yusuf sambil makan nasi goreng yang di beli pak Yusuf, tiba2 saja hujan dengan lebatnya,Nindy pun menutup pintu karena takut dengan kilat2 yang menyambar.
Karena sudah akrab,mereka berbincang2 kesana kemari dari masalah pekerjaan sampai masalah seks. bagi Nindy,seks adalh hal yang biasa dan pak Yusuf bukan orang lain baginya. Lalu perlahan2 pak Yusuf pun menggeser duduknya mendekati Nindy, Nindy pun membiarkannya,karena dia tidak curiga sama sekali.

“Mba Nindy,saya rasa mba sudah cukup umur untuk menikah, apa pacar mba belum merencakannya..?”.

“Iya pak,sebenarnya saya sudah kepingin menikah,tapi mas Trian masih terlalu sibuk sama pekerjaannya,mungkin karena dia baru beberapa bulan di terima bekerja di perusahaan..yaa,,saya tunggu saja..”.

“Wah,kalau begitu mba sabar saja dulu,,ngomong2 baju tidur mba bagus sekali,boleh saya pegang kainnya,,?barang kali nanti mau belikan istri2 saya yang kaya gini..”.

“Boleh,ini,,”kata Nindy sambil memajukan badannya ke hadapan pak Yusuf.

Tapi,bukannya memegang kain baju Nindy, pak Yusuf malah mengelus2 perut Nindy dari luar. Sontak Nindy pun terkejut dan sedikit menjauh, “Yee,,bapak kok elus2 perut saya,,?saya kan tidak hamil pak”..

Kemudian pak Yusuf kembali mendekati Nindy,,”Bapak minta maaf,bapak kira Nindy sudah hamil,,hehe” pak Yusuf tersenyum bercanda sambil memegang tangan Nindy.

“Enak aja bapak bilang gitu,saya kan belum menikah,,”Nindy berkata sambil melepas genggaman tangan pak Yusuf secara perlahan.

“Jangan begitu,malu saya pak,,masa bapak begitu..?” Nindy menambahkan.

“Mba sih terlalu cantik, badan mba membuat saya nafsu, bapak kan jadi gemes sama mba,,mba Nindy mirip sama syahrini,yg d tv2 itu lo,,”. Pak Yusuf mulai mengeluarkan rayuan2nya.

“Masa sih pak? Saya rasa, bapak berlebihan deh,,”. Nindy pun merasa tersanjung karena di puji2 oleh seseorang yg di hormatinya.

Pak Yusuf semakin mendekati dan melingkarkan tangannya ke bahu Nindy.
”Jangan begini pak, nanti ketahuan istri2 bapak, lagian saya mengannggap bapak sudah seperti bapak saya sendiri.,,”.

”Mba tenang saja,istri saya kalaupun tahu nda’ akan berani marah,,bapak sangat menyukai mba Nindy lebih dari apapun,,”. Nindy hanya tersenyum sambil memandangi pak Yusuf.

”maafkan saya pak,,saya bukan istri bapak,dan saya tidak mau jadi istri bapak,,kan bapak sudah punya 2 istri”. Nindy berkata dengan sopan.

Nindy melepaskan tangan Yusuf dari tubuhnya,Tapi Yusuf tidak menyerah,dia kemudian meniupkan nafasnya ke tengkuk Nindy yg di tumbuhi rambut halus,dan telinga sampai dada Nindy. Nindy bergidik merasa geli, lalu Yusuf membelai2 rambut Nindy yg panjang dengan lembut. Karena suasana mendukung,hawa dingin karena hujan, dan bubuk perangsang yg di masukkan Yusuf ke dalam nasi goreng Nindy, maka Nindy pun terbawa hanyut dalam pelukan pria yg hampir seusia ayahnya itu.

Nindy terbawa arus gairah laki2 itu,badannya panas dingin karena sentuhan2 Yusuf. Dengan Nindyrnya tangan Yusuf, dia memasukkan jari2nya ke dalam baju Nindy dan meremas2 bongkahan dada yg tidak terlalu besar namun sangat menggairahkan dan juga kenyal. Sementara mulut Yusuf menempel di bibir Nindy yg kemerah2an, lidahnya menyusup mencari2 lidah Nindy, cukup lama mereka berciuman dengan penuh nafsu, Nindy pun hanya bisa mendesis,,”Sssshh,,Paak,,”.

Walaupun hujan deras di luar sana, Nindy mengeluarkan keringat, terlihat wajah Nindy memerah menahan nafsu. ”Sssshh,,Apa yg mau bapak lakukan ke saya,,,? Kenapa badan saya begini pak,,?”. Yusuf pun tersenyum mendengar perkataan Nindy,,menandakan bahwa Nindy sudah pasti takluk di pelukannya.

Kemudian Yusuf menggendong Nindy ke kamar, dan membaringkannya d ranjang. ”Apa mba Nindy bersedia untuk saya cumbui malam ini,,?” Yusuf berkata sambil melepas kaosnya dan celana panjangnya. ”Jangan paak,,! saya masih perawan..”. Nindy masih sempat berpikir dengan akal sehatnya, dia berbohong kepada Yusuf agar Yusuf merasa kasian dan menghentikan kelakuannya.

”Tenang sayang,,saya akan pelan2..”. Bukannya kasihan tapi Yusuf semakin antusias ingin cepat meniduri Nindy. Dan Nindy semakin tidak berdaya saat Yusuf mulai menindihnya.

Kembali Yusuf mengulum bibir Nindy yg merekah pasrah. Yusuf membuka baju Nindy, terpampang lah tubuh bagian atas Nindy yg indah. Nindy hanya mendesis dan memejamkan matanya saat celananya di tarik Yusuf. Nindy terlihat malu karena dia tinggal mengenakan BH dan celana dalam berwarna putih saja.

Yusuf kemudian bergerak menciumi pipi, leher, telinga, dan dada Nindy berulang ulang kali,,Nindy tak kuasa di perlakukan seperti itu, kedua tangannya mulai memeluk tubuh Yusuf. ”Aaahh..Paak, Jangan begini,,Nindy geli..”. Yusuf berhenti sebentar untuk melepas kaitan BH Nindy,dan saat terlepas, Yusuf kagum melihat puting payudara Nindy yg sudah membesar mencuat ke atas berwarna merah muda,, langsung di hisapnya puting sebelah kanan, sedangkan puting yg sebelah kiri di main2kan dengan jari Yusuf. Nindy mengeluh saat Yusuf menjilat2 putingnya, ”Uuuuh.,,Mmm,,.. Sudah pak, Nindy ngga’ tahan, Ssshh,,”.

Tangan Yusuf menarik keluar celana dalam Nindy yg sudah cukup basah, kembali Yusuf mengagumi kemolekan tubuh bidan ini, vagina nya memerah merekah, mungkin karena kulitnya yg puting. di daerah sekitarnya tumbuh bulu2 halus,tapi tidak lebat.

Langsung saja mulutnya menciumi bibir vagina dengan buasnya,, ‘Ssllurp ssllurp,,’ terdengar bunyi mulut Yusuf sedang beradu kenikmatan dengan vagina Nindy,, ”Aahhh,,aahh,, Ssshh,,”. Nindy memegangi kepala Yusuf dengan erat,sedangkan kepalanya sendiri bergerak ke kiri dan ke kanan menahan nafsu.

Dengan jari telunjuknya, Yusuf mulai mengucek2 Nindyng vagina Nindy,sontak Nindy pun semakin meracau ”Aaaghh,,apa itu paak yg ada d vagina Nindya,,Uuuhh..”. Yusuf malah menjawab pertanyaan Nindy dengan cara memasukkan lidahnya ke lobang Nindy.

”Uuuu,,,Nindy pengin pipiiis,,Aaaghhh,,”. Akhirnya Nindy pun mengalami orgasme yg cukup deras hanya karena cumbuan Yusuf di vagina nya.

Yusuf terus menerus mengisap2 cairan Nindy sambil melepas celananya,mencuatlah penis Yusuf yg sudah tegang. ”Sekarang,tolong isapin penis bapak ya sayang”. Nindy terkejut melihat penis Yusuf yg terlalu besar baginya, karena penis Trian pacarnya tidak sebesar dan sepanjang itu.

”Kenapa Penis bapak besar banget pak?,,saya takut..”. Nindy berkata sambil mengocok2 penis Yusuf, sesekali memasukkannya ke dalam mulutnya dan di isap2nya. ”Mba tenang saja,bapak akan memberikan kenikmatan yg besar juga”. Yusuf menenangkan Nindy dan merasakan nikmatnya hisapan Nindy yg cantik ini.

Puas dengan mulut Nindy, Yusuf pun merubah posisi kembali menindihnya sambil membuka kedua paha Nindy. ”Pelan ya pak”, Nindy khawatir. Sedikit demi sedikit kepala penis Yusuf memasuki lobang Nindy, ”Sshhh,,paak, Aduuh..”, Nindy merasakan vaginanya mulai terisi oleh penis Yusuf. ”Aaaaaghh,,perih paak”, Dengan sekali sentakan penis Yusuf masuk semuanya ke dalam vagina Nindy yg terus berdenyut2.

Cukup lama Yusuf mendiamkan penisnya d dalam vagina Nindy,setelah Nindy mulai menggeNindyt2 barulah Yusuf melakukan penetrasi,mengeluar masukkan dan memutar2 mencari2 titik kenikmatan Nindy.

”Ouh,,Sssh,,Enak sekali Penis bapak,, teruus, masukkan lebih dalam, Aahhhhh..”. Nindy begitu menikmati genjotan2 Yusuf yg mulanya dia tolak.

”Vagina kamu juga enak,lebih enak daripada punya istri2 saya, jarang ada vagina seperti punya kamu yg bisa menyedot penis bapak terus2an begini, Ouhh..”. Yusuf kemudian membalik badan Nindy agar posisi menungging, kembali di sodok Yusuf lobang kenikmatan itu dari belakang. Susu Nindy menggantung dengan indahnya sambil diremas2 oleh Yusuf. ”vagina saya rasanya penuh paakk,,Aaaahh,,Aaaaah,,”. Tak berapa lama kemudian Nindy memuncratkan Cairan maninya saat orgasmenya yg kedua, menyusul Yusuf juga tidak dapat menahan kenikmatan karena pijatan2 vagina Nindy. Banyak sekali sperma yg di muntahkan Yusuf kedalam rahim Nindy, rasa hangat yg Nindy rasakan.

Merekapun roboh,diam tanpa suara sambil berpelukan. Akhirnya Yusuf dapat menaklukkan dan memuaskan Nindy gadis impiannya walaupun dia curiga bahwa Nindy tidak perawan lagi. Nindy terus menerus disetubuhi oleh Yusuf sampai menjelang pagi, 4 ronde percintaan yg mereka lakukan. Vagina Nindy dipenuhi dan diisi terus menerus oleh Yusuf. Nindy pun sadar dia akan segera hamil, karena waktu itu adalah masa suburnya.

Besok paginya Nindy terbangun tanpa sehelai benangpun menutupi tubuhnya, pak Yusuf sudah tidak ada lagi di sampingnya, mungkin sudah pulang pikirnya. Jam menunjukkan pukul 11 pagi, terdengar ada ketukan pintu, Nindy mengira itu adalah pak Yusuf, ternyata saat dia bukakan pintu, betapa kagetnya Nindy yg datang adalah Trian,pacarnya. Trian menjemput Nindy untuk pulang ke kota, dan melamar Nindy untuk menjadi istrinya, Nindy pun menerimanya.

Akhirnya selang 3 minggu Nindy sudah menikah dengan Trian tapi Nindy tidak akan bisa melupakan kenangan nikmat yg telah diberikan oleh Pak Yusuf. – Koleksi cerita sex, cerita dewasa terbaru, cerita ngentot, cerita mesum, cerita panas, cerita horny, cerita hot 2016.

Cerita Sex 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *