Cerita Seks Terhot Sex Antara Aku,Ibu kos, dan Asih

Posted on
Nonton Video Bokep JAV
Cerita Seks Terhot Sex Antara Aku,Ibu kos, dan Asih Bacaan Sex sebelumnya ialah Cerita Seks IGO Terbaru Mila Korban Kebuasan Deri Cerita Sex, Cerita Ngentot, Cerita Dewasa, Cerita Semi, Cerita Panas, Cerita Horny Cerita Sex, Cerita Ngentot, Cerita Dewasa, Cerita Semi, Cerita Panas, Cerita Horny Apa kabar para pembaca Cerita Dewasa Di situs Bercerita Sex ini, kali ini saya ingin menceritakan pengalaman Sex pribadi saya pada saat saya di Singapore. Mengenai nama saya sebut saja nama saya Adit, Saat ini saya tinggal di salah satu apartemen tapi dikoskan yang berada di Singapore, rumah kost itu dikelola oleh seorang Wanita berusia 38 tahun yang kebetulan belum menikah. Sayapun sempat menanyakan alasan mengapa dia masih single, diapun menjawab bahwa dia sibuk sekali dalam bisnisnya sehingga dia belum berpikir untuk berumah tangga. Ketika itu saya memberanikam diri untuk bertanya agak nakal kepada Ibu kosku itu, dan saya menanyakan bagaimana dia memenuhi kebutuhan Sexnya bila sedang menginginkan sex, sayapun terkejut dikala dia menjelaskan bahwa bila dia menginginkan Sex dia melakukan masturbasi sendiri ketika dia mandi di rumah pribadi yang dia tempati. Oh iya Ibu kosku ini tidak tinggal di Apartemen yang aku tinggali, dia tinggal dirumah pribadinya hanya dengan ibunya yang sudah sangat tua dan tunanetra serta seorang pembantu rumah tangga yang tergolong masih muda, karena dia berusia 15 tahun dan berasal dari Indonesia.

Cerita Seks Terhot Sex Antara Aku,Ibu kos, dan Asih
Cerita, Seks, Terhot, Sex, Antara, Aku,Ibu kos, dan, Asih, cerita seks, cerita mesum, cerita dewasa, cerita panas, cerita ngentot, cerita semi, cerita ngewe


Bercerita Sex Pada suatu hari saya mendapat telefon telepon dari Ibu kos saya, mendengar telefonku berbunyi otomatis akau angkat dong, ternyata setelah saya angkat telefonya, tiba-tiba penelfon itu mengomel-ngomel pada saya dengan alasan tagihan listrik dan airnya naik drastis sehingga saya menjadi merasa bersalah. Kemudian saya memutuskan pergi ke rumah ibu kosku yang lumayan jauh dari tempat tinggal saya untuk menanyakan mengenai jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut. Setelah menggunakan MRT dan bis, akhirnya sampailah di sebuah rumah yang sangat mewah. Saya akhirnya masuk ke rumah besar itu dan saya dipersilakan duduk dan ibu kos yang bernama Maria itu menyuruh pembantunya yang bernama Asih untuk membuat orange juice untukku.

Tidak lama kemudian, ibu kosku langsung memberikan saya beberapa lembar kertas yang berisi tagihan listrik dan air. Ibu koskupun merasa sedih dan Shock setelah melihat kembali jumlah tagihan tersebut. Ketika itu secara spontan saya langsung memeluk Tante Maria ibu kosku, entah pada saat itu saya sadar atau tidak secara tiba-tiba saya memeluknya Tante Maria. Walaupun Tante maria itu orang lain, tapi saya sudah mengangap Dia sebagai tante saya sendiri, sembari memeluk, sayapun mulai mengelus-elus rambut tante maria yang panjang dan terurai itu. Rupanya tindakan tidak sadar saya membuat respon yang saya tidak saya duga sama sekali. Tiba-tiba Tante Maria mencium bibir saya dengan mesra dan mengajak saya pergi ke ruangan tidurnya yang tidak jauh dari tempat kami berciuman barusan.

Singkat cerita sampailah saya di dalam kamar Tante Maria. Belum sempat saya membuka omongan dengan cepatnya Dia langsung menyerang saya dan menciumi saya lagi dengan penuh nafsu. Setelah puas menciumiku diapiun berhenti sejenak dan dia bercerita padaku mengapa dia langsung menciumku ketika aku memeluknya. Ternyata pada saat dia meneleponku beberapa menit yang lalu, dia sedang masturbasi. Ternyata kedatangan saya menganggu masturbasinya sehingga dia menghukum saya untuk memuaskannya. Saya sangat senang sekali sehingga tanpa menghilangkan kesempatan seumur hidup, apalagi saya belum pernah bercinta dengan wanita setengah baya. Dengan cepatnya sayapun langsung membuka celana, baju, dan celana dalam saya, hawa nafsu sayapun sudah tak bisa lagi tertahan olehku, apalagi sebelum saya ke rumah Tante Maria saya melihat cewek-cewek seksi di MRT dan bus yang membangkitkan gairah seksual saya.

Setelah dia telanjang bulat, saya langsung mengulum payudaranya dengan penuh nafsu sementara tangan saya menggerayangi daerah sekitar liang kenikmatannya sehingga makin lama liang itu makin basah dan suara mendesahnya semakin keras. Sambil menyebut namaku dan mengelus-elus rambutku, dia membuka mulutnya dan seakan-akan dia menikmati sekali permainan jari-jariku di dalam liang senggamanya.

“ You are so Strong Dit, emuuuachhh”, ucapnya di dalam desahan yang membuat saya menjadi semakin terangsang.

Setelah saya mengulum payudaranya, saya mulai mendekati liang senggamanya dan dengan gilanya, saya mulai menjilati cairan wanita di sekitar kelaminnya sehingga dia mendesah-desah tidak karuan. Sambil terus
menekan kepala saya sehingga kepala saya menjadi tenggelam di dalam selangkangannya sehingga saya menjadi kesulitan bernafas untuk sementara waktu, dia terus mengucapkan kata-kata vulgar yang membuat saya semakin terangsang. Akhirnya permainan oral kami hentikan dan saya mulai menyiapkan kejantanan saya yang sudah tegak menantang dan tanpa aba-aba dari siapapun, saya langsung menancapkan batang kemaluan saya ke dalam liang sorganya yang sudah basah dengan cairan kewanitaannya.

“ Ssssss…. Ahhhhhh…. Sempit sekali Vagina kamu tante, susah banget Penis aku masuk … ” tanyaku,

“ Aaaaahhhh… Emmmm…. Aku masih perawan Dit …. Ssssss….aahhhhh…aku belum pernah melakukan hubungan Sex dengan seorang lelaki sekalipun …. Ahhhhh… “ ujarnya didampingi desahanya,

Tanpa menjawab Tante Maria akupun terus berusaha memasukan Penisku ke Vagina Tante Maria, sebenarnya sempat tidak percaya sih aku, kemudian dengan sekuat tenagaku aku mendorong Penisku kedalam Liang Vagina Tante Maria yang sudah becek dengan lendir kawin itu, dan ….
“ Zleeebbbbbbbb “ masuklah Penisku kedalam Vagina Tante Maria,

“ Auwwwwww…. Sssssssssssssss….. Aaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhh…… Sakit Dit ….. huuhuuuu…. “ erang sakit Tante Maria karena aku membobol keperawanannya,

“ Tahan dulu Tante ya, Nanti lama-lama juga enak kog …. Tahan dulu ya …. Ahhhh…..” ucapku sembari terus menggenjot Vagina Tante Maria dengan perlahan,

Akupun sempat kaget, ternyata ketika Penisku masuk ke Vagina Tante Maria, mengalirlah kucuran darah segar keperawananya. Saya sungguh tidak percaya bahwa wanita berusia 38 tahun ini ternya benar-benar masih perawan.

Saya kemudian menggenjot tubuhnya sehingga dia makin hot saja berteriak dan mendesah dan
sesekali dia menggoyangkan kepalanya ke kiri dan ke kanan karena menerima hujaman senjataku yang tentunya sangat dia idam-idamkan. Dengan ganasnya, dia menarik saya yang masih meliuk-liuk karena saya sendiri sedang merasakan kenikmatan bersenggama dengan wanita berusia 38 tahun. Tidak lama kemudian Tante Maria langsung menciumi bibir saya dengan ganasnya dan memeluk saya dan tak lama kemudian, dia bergetar hebat karena ternyata dia sudah mencapai klimaksnya

“ Ahhh… Ahhh… Ahhh… Ssss…ahhhhhh…

yang maha dahsyat karena dia bergetar hebat selama dua menit sehingga batang kemaluan saya menjadi sangat nikmat dan seperti dipijit-pijit oleh sesuatu yang maha enak. Klimaksnya dia membuat tubuhnya lelah tetapi bagaimana dengan saya? Saya berpikir bahwa ini cewek pasti egois sekali sehingga tidak ada laki-laki yang mengawininya. Akhirnya saya mencari pelampiasan sendiri. Sambil melihat liang kewanitaannya yang dipenuhi oleh cairan nikmatnya, saya mengocok batang kemaluan saya sendiri untuk mencapai target kepuasan. Disaat saya sedang masturbasi, tiba-tiba masuklah Asih ke dalam kamarnya dan dia sungguh kaget ketika melihat majikanya dalam keadaan tertidur dengan tubuh telanjang bulat. Melihat itu, dia merasa malu dan dia ingin keluar kamar dan dengan penuh kecepatan, saya langsung menutup pintu kamar sehingga dia tidak bisa keluar dan dia berkata kepadaku,

“ Jangan Pak, jangan apa-apakan saya pak, saya mohon biarkan saya keluar …. ” ucap mohonya padaku,

Saya tidak peduli dengan apa yang diateriakkan.Saya langsung menyerbunya sehingga akhirnya kami sama-sama terjatuh ke ranjang yang tidak jauh daripintu. Saya menciumnya dan kata-kata jangannya telah berubah menjadi kata-kata memohon karena …..diamenceritakan bahwa dia mengintip segala aktifitas yang sedangkami lakukan tadi sehingga dia ingin sekali menikmati batang kemaluan saya. Tanpa disuruh, dia langsung mendekati batang kemaluan saya yang masih tegang dan dia langsung menjilatinya dengan penuh nafsu sementara saya dengan nafsunya memasukkan jari-jari saya ke dalam celana pendeknya dan memainkan jari-jari saya di sekitar kelaminnya sehingga dia semakin mendesah-desah seperti cacing yang kepanasan. Nampaknya permainan ini disaksikan kembali oleh Tante Maria dan dia kemudian memanggil kami berdua dengan penuh amarah. Mendengar teriakan nyonyanya, Asih menjadi sangat malu dan langsung berdiri danmenundukkan kepalanya. Melihat Asih ketakutan, Tante Maria langsung mendekati Asih dan langsung menciumnya dan dibalas oleh Asih dengan penuh birahi.

Kemudian, Tante Maria menyuruh saya berbaring dan selanjutnya dia menyuruh Asih untuk duduk di atas tubuh saya. Asih makin tidak mengerti apa yang akan terjadi tetapi dia tetap saja menuruti perintah nyonyanya. Dia duduk di atas tubuh saya dan Tante Maria menyuruh saya untuk memasukkan batang kemaluan saya ke dalam liang kelamin pembantunya. Saya menurutinya dengan penuh kesenangan, saya langsung kembali menancapkan batang kemaluan saya sehingga membuat Asih menjadi kesakitan tetapi Tante Maria menyuruhnya untuk ditahan. Asih menuruti perintah nyonyanya dan sekarang dia dengan refleks menggoyang-goyangkan tubuhnya sehingga kami berdua menjadi terhanyut dalam kenikmatan tiada tara itu. Tante Maria hanya tersenyum melihat saya menyetubuhi pembantunya yang sangat montok dan dia sekarang mulai mendekati Asih dan menyuruh Asih untuk menjilati liang kewanitaannya yang berada di depan dirinya. Dengan gilanya, dia menjilati liang kewanitaan Tante Maria sehingga Tante Maria kembali mendesah dengan gilanya.

Melihat adegan yang begitu erotis tersebut, saya menjadi sangat terangsang dan mempercepat gerakan saya sehingga sepertinya batang kemaluan saya yang berada di dalam liang kewanitaan Asih sedang mengaduk- aduk liangnya dan menyodok-nyodok rahimnya. Kami menjadi terhanyut oleh adegan yang sedang kami nikmati bersama dan hal itu berlangsung selama 15 menit karena tak lama kemudian, Tante Maria berteriak dengan penuh gila karena dia merasakan kenikmatan kedua disaat liang kewanitaannya dijilati oleh lidah kecil Asih sementara Asih disaat yang bersamaan dengan klimaksnya Tante Maria juga bergetar hebat karena dia sedang mengalami puncak kenikmatan yang baru saja dia rasakan dan tentunya ini merupakan pengalaman pertamanya karena batang kemaluan saya dialiri oleh cairan kewanitaannya dan darah perawannya.

Saya melihat Asih nampaknya lelah sekali setelah merasakan kenikmatan maha dahsyat itu tetapi saya tidak mengijinkan untuk menghentikan permainannya karena saya masih belum klimaks. Saya kemudian menyuruh Asih untuk gantian berbaring menggantikan posisi saya dan ketika dia sudah berbaring, saya langsung menancapkan batang kemaluan saya ke dalam liang kenikmatannya dan diiringi oleh teriakan yang bercampur dengan desahan. Saya terus menggenjot tubuhnya selama sepuluh menit dan saya merasakan bahwa saya ingin mengeluarkan kenikmatan saya. Saya berkata kepadanya bahwa cairan laki-laki sangat nikmat jika menyemprot ke dalam liang kewanitaannya sehingga dia memohon pada saya untuk menyemprotkan cairan laki-laki saya ke dalam liang senggamanya. Cerita Dewasa Hot 2016 Dr.sampul sang Pencabut Perawan

“ Sssssssss…. aaaaaaaaaaahhh…Croott… Croott… Croott… ahhhhhhhh ”

Akhirnya kamipun mendapatkan klimaks secara bersamaan. Dengan penuh rasa puas dan lemas saya melihat Asih ternyata kecapaian juga setelah mendapatkan Klimaksnya. Kemudian saya memeluk kedua wanita itu sembari memberikan ciuman kepada mereka dengan mesranya. Di dalam pikiran saya, jika hukumannya begitu nikmat, lain kali saya akan menyalakan listrik 24 jam saja biar tagihan air dan listriknya membengkak lagi, dan nanti saya bisa mendapat hukuman nikmat lagi dari Tante Maria ( ucapku dalam hati ). Oh iya para pembaca Setelah merapikan diri Asihpun mohon diri untuk meneruskan pekerjaanya di dapur dan sebelum dia keluar, saya mencium pipinya dengan mesra sebagai tanda terima kasih. Singkat cerita setelah kejadian malam itu Tante Maria aku dan Asih sering melakukan hubungan sex bila kami menginginkan. – Koleksi cerita sex, cerita dewasa terbaru, cerita ngentot, cerita mesum, cerita panas, cerita horny, cerita hot 2016

Video Bokep

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *