Cerita Seks Terbaru Nafsu Liar Kolega Bisnis

Posted on
Obat Perangsang Wanita

Cerita Seks Terbaru Nafsu Liar Kolega Bisnis – Bacaan Sex sebelumnya ialah Cerita Seks Dewasa Hadiah Kepuasan Paling Istimewa Cerita Sex, Cerita Ngentot, Cerita Dewasa, Cerita Semi, Cerita Panas, Cerita Horny Suasana di kantor mulai terlihat menurun aktifitasnya. Beberapa staff dan karyawan lain ada yang mengobrol untuk menghabiskan waktu. Harry dan Leo, teman kerja dari Divisi Marketing, tiba-tiba datang ke ruangan kerja saya.

Cerita Seks Terbaru Nafsu Liar Kolega Bisnis
cerita panas, cerita mesum, cerita seks, cerita dewasa, cerita ngentot


Bercerita Sex – “Hei, Roy! Sibuk nggak?” tanya Harry kepada saya.
“Tidak. Ada apa?” kata saya sambil membereskan beberapa berkas kerjaan saya yang sudah selesai.
“Kamu ada waktu nggak nanti sore lepas kerja?” tanya Harry sambil mendekat.
“Memangnya ada apa, sih?” tanya saya sambil menatap Harry dan Leo bergantian.

Mereka saling pandang lalu tersenyum.

“Nanti sore kami ada acara khusus dengan 3 kolega bisnis…” kata Leo sambil tersenyum.
“Karena kami kurang satu orang, maka kami ajak kamu…” sambung Leo lagi.

Saya mengerenyitkan alis karena belum mengerti maksud mereka.

“Siapa mereka? Acara khusus apa?” tanya saya.
“Pokoknya kamu ikut saja deh. Dijamin puas…” kata Leo sambil menatap Harry.

Lalu mereka berdua tertawa. Saya juga ikut tertawa walau tidak mengerti apa-apa.

“Mana bisa menentukan sesuatu kalau saya tidak tahu apa yang akan dilakukan?” tanya saya.
“Kami ada janji bertemu dengan 3 orang staff Marketing Carrefour untuk memperlancar bisnis…” bisik Harry ke telinga saya.
“Lalu apa urusannya dengan saya?” tanya saya lagi.
“Mereka semua wanita, Roy.. Masa sih nggak ngerti juga?” kata Harry.

Saya mulai bisa menangkap arah pembicaraan mereka.

“Maksudnya acara khusus itu apa?” tanya saya lagi.
“Begini, Roy…” kata Leo.
“Ini bukan kali pertama kami have fun dengan mereka.. Ngerti, nggak?!” tegas Leo sambil tersenyum menatap saya.

Saya mengerti maksud mereka.

“Ngerti…” kata saya sambil tersenyum.
“Jam berapa? Dimana?” tanya saya.
“Ketemu mereka jam 7 di hotel Senen,” kata Harry.
“Baiklah, saya ikut…” kata saya.

Akhirnya kami bertiga tersenyum penuh arti. Setelah beralasan ada pertemuan bisnis kepada istri, saya dan Harry serta Leo segera meluncur ke hotel Senen menjelang jam 7. Disana, sekitar jam 6.45, kami bertemu dengan 3 wanita relasi bisnis Harry dan Leo.

Saya dikenalkan kepada mereka. Mereka adalah Nirma, 25 tahun, singel, Rita, 29 tahun, menikah, dan Vetty, 23 tahun, singel. Penampilan ketiga wanita tersebut sangat menarik sebagai wanita karier. Kecuali Rita yang agak gemuk, penampilan mereka sangat ramping dan sedap dipandang lengkap dengan dandanannya.

“Kita makan malam dulu atau bagaimana, nih?” tanya Leo.
“Tidak usahlah, kami sudah banyak ngemil tadi di kantor,” kata Vetty sambil tersenyum ke arah saya.

Saya balas senyum. Akhirnya setelah booking satu ruangan, kami segera masuk. Terus terang saja waktu itu saya sangat bingung harus bagaimana karena saya sama sekali belum pernah melakukan hal seperti ini. Saya banyak diam jadinya.

“Sudah berapa kali ikut, Roy?” tanya Vetty sambil duduk merapat kepada saya.
“Ini pertama kali,” kata saya sejujurnya sambil tersenyum.

Vettypun tersenyum manis. Waktu itu saya lihat Harry dan Rita sudah mulai berciuman di kursi. Tangan mereka sama-sama aktif saling mengelus, mengusap dan meremas tubuh pasangannya. Sedangkan Leo dan Nirma terlihat saling membuka pakaian masing-masing di atas tempat tidur besar.

Setelah benar-benar telanjang bulat mereka langsung berguling berpelukan sambil tangan mereka bergerak bebas di tubuh pasangannya. Melihat hal itu, penis saya mulai bangkit. Benar-benar pemandangan yang membuat kelelakian saya tergugah.

“Kok diam saja sih, Roy..?” kata Vetty sambil naik ke pangkuan saya.

Dengan tanpa ragu, mungkin sudah terbiasa, Vetty langsung melumat bibir saya dengan panas. Sementara tangannya bergerak membuka semua kancing baju saya. Sayapun membalas ciuman Vetty dengan panas pula. Tangan saya mulai meremas buah dada lalu membuka semua kancing kemeja Vetty. Tak tanggung, BH-nya juga segera saya buka.

“Mmhh.. Mmhh…” desah Vetty disela-sela kami berciuman ketika tangan saya meremas buah dada dan memainkan puting susunya.

Tak lama Vetty langsung turun dari pangkuan saya. Dibukanya rok mini dan celana dalam mini yang dia pakai. Sayapun demikian. Saya buka seluruh pakaian sampai kami sama-sama telanjang. Vetty langsung memeluk saya dan kembali mencium bibir saya dengan panas sambil tangannya meremas dan mengocok pelan penis saya. Rasanya sangat enak.. Sayapun balas ciuman Vetty sambil meremas pantat kenyalnya. Penis saya sesekali menusuk perut langsingnya.

Ciuman Vetty lalu turun ke dada saya, dijilat dan digigit kecil puting susu saya, lalu lidahnya makin turun ke perut. Lidahnya berhenti ketika menyentuh bulu kemaluan saya yang agak lebat. Tangannya tetap mengocok pelan penis sambil menatap mata saya. Kemudian ketika mulut Vetty mengulum, menjilat dan menghisap penis saya, terasa sangat hangat dan nikmat yang tak bisa dikatakan seperti apa. Apalagi ketika sesekali Vetty melepas hisapannya lalu mengocok penis saya dengan keras, lalu menghisapnya lagi.. Rasa nikmatnya benar-benar tak bisa saya ungkapkan. Saya hanya bisa terpejam dan memompa penis saya keluar masuk mulut hangat Vetty.

“Gantian dong, Roy…” kata Vetty sambil bangkit lalu memeluk dan melumat bibir saya. Saya mengangguk.
“Dimana?” tanya saya.
“Di ranjang saja…” kata Vetty sambil tangannya menarik tangan saya ke ranjang.

Saat itu Leo sedang menyetubuhi Nirma. Vetty segera telentang di samping tubuh Nirma, sayapun langsung membuka pahanya lalu lidah saya bermain menjilati semua sudut vagina Vetty yang bersih tak berbau. Desahan dan erangan serta geliat tubuh Vetty sangat jelas ketika menikmati nikmatnya dijilat vagina. Sesekali tangannya meremas rambut saya lalu mendesakkan kepala saya ke vaginanya..

“Cepat naik, Roy.. Setubuhi saya!” pinta Vetty dengan nada bergetar.

Sayapun lalu bangkit dan segera memasukkan penis ke vagina Vetty yang sudah sangat basah sehingga memudahkan masuknya penis. Tak lama saya dan Vetty sudah bermandi peluh dihiasi dengan desah dan erangan kenikmatan yang keluar dari mulut kami seiring dengan keluar masuknya penis saya di vagina Vetty.

Ada suatu hal yang lebih memanaskan suasana ketika saya asyik menyetubuhi Vetty entah sudah berapa posisi, tiba-tiba Nirma yang sedang disetubuhi Leo disamping kami, tangannya memegang pundak saya lalu menarik leher agar mendekati wajahnya, kemudian dilumatnya bibir saya habis. Saya membalas ciumannya sambil tetap menyetubuhi Vetty. Sedangkan tangan saya satu meremas buah dada Nirma yang sedang asyik disetubuhi Leo. Hal ini tambah memberikan suatu energi buat saya untuk memacu birahi.

“Roy, gantian..!” tiba-tiba Leo menepuk pundak saya sambil melepas penisnya dari vagina Nirma.

Tanpa banyak cakap sayapun mencabut penis saya dari vagina Vetty. Tak lama Leo sudah mulai menyetubuhi Vetty. Ketika saya mau mengangkangi tubuh Nirma, tiba-tiba Nirma bangkit lalu meraih penis saya yang masih basah oleh cairan vagina Vetty. Dikocoknya penis saya lalu mulutnya yang agak tebal menghisap dan menjilat penis saya.

Di sudut terlihat Harry sedang memompa penisnya di anus Rita. Rita terpejam entah merasakan apa. Harry terpejam sambil terus memompa penisnya dengan cepat, sampai akhirnya terlihat Harry mencabut penisnya dari anus Rita lalu tampak air mani Harry muncrat di pantat Rita. Harry terkulai lemas sambil memeluk Rita dari belakang di atas kursi.

“Ohh.. Fuck!! Ohh,” terdengar teriakan lirih Vetty ketika mendapat kenikmatan ketika penis Leo keluar masuk vaginanya.
“Masukkin sini, Roy…” pinta Nirma sambil merebahkan dirinya menyamping.

Jarinya dimasukkan ke lubang anusnya. Sejenak saya hanya diam, ragu karena tidak pernah melakukannya. Tapi dorongan nafsu yang kuat akhirnya menghilangkan keraguan saya itu. Saya ludahi tangan lalu dioleskan ke kepala dan batang penis saya agar licin. Lalu secara perlahan saya susupkan kepala penis saya ke lubang anus Nirma.

Mata Nirma terpejam sambil memegang batang penis saya. Lama-lama kepala penis saya masuk ke anusnya, lalu perlahan saya tekan lebih dalam lagi sampai akhirnya tigaperempat bagian batang penis saya masuk anusnya. Perlahan saya keluar masukan penis di anus Nirma. Mulanya tampak Nirma menggigit bibir, tapi lama-lama matanya terpejam dan terdengar desahan kenikmatan.

“Ohh.. Sshh…” desah Nirma sambil menggoyang pantatnya.

Wahh..!! Merupakan suatu pengalaman yang luar biasa.. Saya merasakan rasa nikmat yang sangat luar biasa ketika anus Nirma dengan sangat ketat menjepit ketika saya memompa penis di anusnya. Sementara Nirmapun tampak menikmati posisi seperti ini. Sewaktu saya masih merasakan nikmatnya penis keluar masuk anus Nirma, terdengar Leo mengerang sewaktu air maninya menyembur di dalam vagina Vetty.

“Jangan dulu dicabut, Leo! Aku juga mau keluar!” kata Vetty dengan suara serak tertahan. Pinggulnya bergoyang cepat sambil mendesakkan vaginanya ke penis Leo agar masuk lebih dalam.

Tak lama, “Ohh.. Fuck! Fuck! Mmhh…” erang Vetty mencapai orgasme.

Tubuh lunglai Leo ambruk memeluk tubuh Vetty. Sementara saya terus memompa penis di lubang anus Nirma. Desahan dan erangan nikmat kami terus terdengar. Sampai saatnya saya merasakan ada dorongan yang ingin keluar dari penis saya. Saya pompa penis saya makin keras.

“Saya mau keluar…” kata saya sambil mata terpejam.

Saya tekan penis saya dalam-dalam sampai hampir masuk semua ke dalam anus Nirma. Lalu, croott! Croott! Croott! Air mani saya keluar banyak di dalam anus Nirma. Penis saya terasa makin hangat di dalamnya. Nirma tersenyum.Cerita Seks Dewasa Birahi Ranjang Ci Merry

“Bagaimana rasanya?” tanya Nirma dengan senyum yang menghiasi wajahnya.
“Wahh.. Enak sekali…” kata saya sambil mencabut penis saya perlahan.

Tampak air mani saya banyak menempel di batang penis saya, lalu tampak pula air mani yang keluar dari lubang anusnya. Nirma bangkit lalu meraih sprei dan mengelap air mani di anus dia serta penis saya. Malam itu kami melakukan dua kali persetubuhan dengan berganti pasangan. Hanya sekitar 3 jam kami menikmati malam itu.

Setelah berpakaian, saya bertukar kartu nama dengan mereka. Lalu kami pulang. Entah kapan lagi bisa ada ajakan khusus seperti itu lagi. – Koleksi cerita sex, cerita dewasa terbaru, cerita ngentot, cerita mesum, cerita panas, cerita horny, cerita hot 2016.