Cerita Dewasa Hot IGO Nikmatnya Goyangan Bosku

Cerita Dewasa Hot IGO Nikmatnya Goyangan Bosku Bacaan Sex sebelumnya ialah Cerita Seks Dewasa Kunikmati Ibu Kosku Sendiri Cerita Sex, Cerita Ngentot, Cerita Dewasa, Cerita Semi, Cerita Panas, Cerita Horny Cerita Sex, Cerita Ngentot, Cerita Dewasa, Cerita Semi, Cerita Panas, Cerita Horny Kurang lebih dua tahun aku bekerja di perusahaan swasta ini. Aku bersyukur, karena prestasiku, di usia yang ke 26 ini aku sudah mendapat posisi penyelia (supervisor). Aku mempunyai atasan seorang wanita berusia 40 tahun, dia bernama Bu Ketty . Di usianya yang tergolong tidak muda lagi diatermasuk seorang atasan yang cantik dan menarik. Walaupun cantik, tapi banyak karyawan yang tidak menyukainya karena selain keras, sombong dan terkadang suka cuek. Namun sebagai bawahannya langsung aku cukup mengerti beban posisi yang harus dipikulnya sebagai pemimpin perusahaan. Kalau karyawan lain ketakutan dipanggil menghadap sama Bu Ketty, aku malah selalu berharap dipanggil. Bahkan sering aku mencari-cari alasan untuk menghadap keruangan pribadinya.

Cerita Dewasa Hot IGO Nikmatnya Goyangan Bosku
Cerita, Dewasa, Hot, IGO, Nikmatnya, Goyangan, Bosku, cerita seks, cerita mesum, cerita dewasa, cerita panas, cerita ngentot, cerita semi, cerita ngewe


Bercerita Sex Dimasa lalunya dia adalah seorangmantan pragawati, tubuh Bu Ketty sangatlah bagus diusia kepala empat ini. Wajahnya yang cantik tanpa ada garis-garis ketuaan menjAdikannya tak kalah dengan anak muda. Saking keseringan aku mengahadap keruangannya, aku mulai menangkap ada nada-nada persahabatan terlontar dari mulut dan gerak-geriknya. Tak jarang kalo aku baru masuk ruangannya Bu Ketty langsung memuji penampilanku. Aku bangga juga mulai bisa menarik perhatian. Mudah-mudahan bisa berpengaruh di gaji .haha… Time to cari muka nih.
Sampai suatu ketika, lagi-lagi ketika aku dipanggil mengahadap, kulihat raut muka Bu Ketty tegang dan kusut. Aku memberanikan diri untuk peduli,

” Hlo…. Ibu kok hari ini kelihatan kusut? ada masalah ya?”, sapaku sembari menuju kursi didepan mejanya.

” Tau aja kamu Dim, aku lagi stres nih, udah urusan kantor banyak, dirumah mesti berantem sama suaminya Bete deh”, jawabnya ramahnya, sembari sudut bibirnya terlihat sedikit tersenyum.

” Justru aku manggil kamu karena aku lagi kesel. Kenapa ya kalau lagi kesel trus ngeliat kamu aku jadi tenang”, ucap tambahnya sembari menatapku dalam.

Akupun sejenak terhenyak diam, dan terpaku. Masak iya sih Bu Ketty bisa bilang begitu kepadaku, Batinku.

” Hmmmmm, kamu ditanya kok malah bengong sih dim”, tegur Bu Ketty sembari menyenggol lenganku.

” Emmmmm… maaf-maaf buk, abisnya saya kaget dengan omongan Ibu kayak tadi. Aku kaget dibilang bisa nenangin seorang atasan yang secantik ibu”, balasku dengan gagap.

” O iya Dim, nanti temenin aku makan siang di Hotel A ya Dim, sekalian kita bicarain soal promosi kamu. Tapi kita jangan pergi bareng , nggak enak sama teman kantor. kamu duluan aja, nanti kita ketemu disana”, ucap Bu Ketty kepadaku.

Aku semakin terkagetkan dengan bicaranya, tidak menyangka dia akan mengajak aku seperti ini.

” Ba…ba… baik Bu”, jawab gugupku sembari keluar dari ruangannya.

Kemudian akupun bergegas membereskan tugasku, tibalah jam makan siang dan akupun langsung menuju hotel tempat janji makan siang dengan Bu Ketty. Dalam perjalan aku berangan-angan dan coba menyimpulkan promosi jabatan apa yang akan Bu Ketty berikan. eneng sih, tapi juga penuh tanda tanya. Kenapa harus makan siang di hotel? Terbersit dipikiranku, mungkin Bu Ketty butuh teman makan, teman bicara atau mudah-mudaha aku bisa menjadi teman tidurnya.hhe.. Ngarep banget.wkwkwkwk. Upssss mana mungkin Bu Ketty mau tidur dengan aku. Dia itu kan kelas atas sementara aku karyawan biasa. Akupun mengekesampingkan pikiran kotor itu.

Waktu itu sekitar setengah jam aku menungu di lobby hotel, datanglah seorang bellboy menghampiriku. Setelah memastikan namaku dia mempersilahkanku menuju kamar 302, dia berkata Bu Ketty menunggu di kamar itu. Aku menurut aja melangkah ke lift yang membawaku ke kamar itu. Ketika kutekan bel dengan perasaan berkecamuk penuh tanda tanya berdebar menunggu sampai pintu dibukan oleh Bu ketty. Kemudian BU Kettypun membukakan pintu dan tersenyum manis dari balik pintu.

” Akhirnya kamu dateng Dim, kayaknya aku aku berubah pikiran dengan mengajakmu makan di kamar hotel aja deh. Sini masuk, kita ngobrol-ngobrol dim. O iya… kamu mau pesen makanan apa?”, kata Bu Ketty sambil menarik tangan membawaku ke kursi.

” Nggak usah tegang gitu dong, slow aj kali Dim”, ujar Bu Ketty melihat tingkahku yang memang terlihat sangat kaku didepannya.

” I… iii… iyaa Buk. Saya bener-bener nggak nyangka deh Buk, saya bisa makan siang sama Ibu seperti ini. Siapa sih yang nggak bangga diundang makan oleh wanita secantik Ibu?”, ditengah kegugupanku aku masih berusaha sempat menyempilkan jurus-jurus rayuan mautku. Aku tau pasti pujian kecil bisa membangkitkan kebanggan.

” Kamu ini Dim bisa aja deh ngegombalnya,hhe… emangnya aku masih cantik ya Dim”, jawab Bu Ketty dengan pipi yang memerah.

” Beneran kali Buk, ibuk tuh masih cantik banget. Sejujurnya selama ini saya selalu memimpikan untuk bisa berdekatan dan berduan dengan Ibu, makanya aku sering nyari alasan masuk keruangan Ibu”, kataku dengan polos mengutarakan isi hatiku kepada Bu Ketty.

” Hahahhaha… Aku sudah menduga semua itu Dim, soalnya aku perhatikan kamu sering nyari-nyari alasan untuk menghadap aku. Aku tau itu. Bahkan kamu sering curi-curi pandang menatapku kan?”, ditembaknya langsung seperti itu aku dan itu membuatku sedikit malu.

Saya akui sih, memang benar aku sering menatap Bu Ketty disetiap kesempatan, apa lagi kalau sedang rapat kantor. Rupanya tingkahku itu diperhatikannya. Kami berpandangan lama. Lama kami berhadapan, aku di tempat duduk sedangkan Bu Ketty dibibir tempat tidur. Dari wajahnya terlihat kalau wanita ini sedang kesepian, raut mukanya menandakan kegairahan. Perlahan dia berdiri dan menghampiriku. Masih tetap berpandangan, wajahnya semakin dekat.. dekat.. aku diam aja dan hupzzz.bibirnya menyentuh bibirku. Kutepis rasa gugup dan segera membalas ciumannya. Bu Ketty sebentar menarik bibirnya dan menyeka lipstik merahnya dengan tisu. Lalu tanpa dikomando lagi kami langsung saling menjajalkan bibir kami.

” Pesen makannya nanti aja ya Dim, nanggung..”, ujarnya disela ciuman yang mulai memanas dan memacu birahi kami.

Atasan yang cantik bertubuh bohay, tinggi badan 167 cm ini duduklah dia dipangkuanku. Sedikit aku tersadar dan bangga karena wanita ini seorang boss ku, duduk dipangkuanku. Tangan kirinya melingkar dileherku sementara tangan kana memegang kepalaku. Ciumannya semakin dalam, aku lantas mengeluarkan jurus-jurus ciuman yang kutau selama ini. Kupilih dan kuhisap lidahnya dengan lidahku. Sesekali ciumanku menggerayang leher dan belakang telinganya.Diapun nampak melolong kegelian.

” Ssssss…. Aghhhhh… ciuman kamu hebat banget deh Dim, aku belum pernah mendapatkan ciuman seperti ini dari suamiku, bahkan akhir-akhir ini dia cuek dan nggak mau menyentuhku”, Ujar curhatnya kepadaku.

Terlalu bodoh suaminya dia telah menyia-nyiakan wanita secantik Bu ciumannya ini. Tapi mungkin itulah kehidupan suami istri yang lama-lama bosan, pikirku. Bu Ketty menarik tangaku. Kutau itu isyarat mengajak pindah ke ranjang. Namun aku mencegahnya dengan memeluknya saat berdiri. Kucium lagi berulang-ulang, tangaku mulai aktif meraba buah dadanya. Bu Ketty menggelinjang panas. Blasernya kulempar ke kursi, kemeja putihnya kubuka perlahan lalu celana panjangnya kuloloskan. Bu Kettypun hanya pasarah dan terdiam mengikuti sensasi yang kuberikan. Wowwww…. Mantap, sejenak aku tersedak melihat pemandangan didepanku, terlihat Kulit Bu Ketty putih bersih, dengan pantat yang berisi, bodynya masih kencang dan ramping. Celana dalamnya yang berwarna hitam ssama dengan warna BH yang menutupi setangkup buah dada yang walaupun tidak besar tapi sangat kenyal dan menggairahkan.

” Aku merasa Ibu bener-bener wanita tercantik dan menarik yang pernah kulihat di dunina ini”, pujianku disela suasana yang makin memanas.

Kemudian Bu yang Ketty mengikuti aksiku tadi dengan mulai mencopot pakaian yang kukenakan. Namun dia lebih garang lagi karena pakaianku tanpa bersisa, Otongpun ( Penisku) yang sedari tadi tegang kini seakan menunjukkan kehebatannya dengan berdiri tegak menantang ke arah Bu Ketty.

” Bagi ibu kamu satu-satunya bawahan ibu yang ganteng Dim”, Rayunya sembari tanganya menggenggam kemaluanku .

“ Eghhhhhh….. Sssshhhh….ahhhhhh….. ” desahku karena mulut mungi Bu Ketty sudah mengulum Si Otong (Penisku).

Uhhhhhhhhh…. Nikmatnya kulumanya serasa tidak terhingga bagiku. Sentuhan bibir dan sapuan lidahnya diujung Si otongku bener-bener bikin sensasi dan membuat birahiku berapi-api. Aku nggak tahan untuk berdiam diri menerima sensasi saja. Lalu Kudorong tubuhnya keranjang, kuloloskan celana dalam dan BH-nya. Sambil masih tetap menikmati jilatan Bu sembari, aku meraih dua bukit kembar miliknya dan kuremas-remas. Tanganku merayap keselangkangannya. Jari tengahku menyentuh itilnya dan mulai mengelus, basah. Bu Ketty terhentak. Sesekali jari kumasukkan kedalam Vaginanya. Aku berusaha membuat sensasi dengan menyentuh G-spot- Bu Ketty.

Dengan permintaanku kamipun bertukar posisi, dan melakukan gaya 69. Jilatan lidahnya semakin sensasional dengan menulur hingga ke pangkal kemaluanku. Dua buah bijiku diseruputnya Bener-bener enak. Gantian aku merangkai kenikmatan buat Bu Ketty, kusibakkan rambut-rambut halus yang tertata rapi dan kusentuh labia mayoranya dengan ujung lidah. Dia menggeliat. Tanpa kuberi kesempatan untuk berpikir, kujilati semua susdut vaginanya, itilnya kugigit-gigit. Spontan Bu Kettypun menggelinjang tajam dan,

” Ahhhhh…ahhhh…. Ssssshhh… enak Dim, ssssshhhh…. Eghhhh….aku mau keluar Dim, udah nggak tahan lagi akunya”, ucapnya disela desahan nikmat yang kuberikan.

Tidak lama kemudian, tubuh Bu Ketty menegang dan tidak lama nampak terhemmpas lemas didirinya, tanda Bu Ketty telah mendapatkan orgasmenya. Terasa bangga bagiku karena aku bisa membuat wanita secantik ini orgasme hanya dalam waktu 3 menit dengan jilatan mautku.hha.

” Enak banget Dim, bener-bener tersalurkan nafsu yang selama ini aku tahan sama kamu. Dan ternyata kamu pintar muasin aku, makasih yaDim”, ujar puasnya terucap dari mulut mungilnya yang menggemaskan.

” Jangan mudah puas dan terima kasih dulu Bu, ini baru tahap awal, ini belum ada apa-apanya, nanti Dimas kasih yang lebih dahsyat deh ke Ibu”, sahutku menjajikan lebih lagi kepada Bu ketty.

Nampak jelas matanya berbinar-binar girang dengan aksi dan janjiku tadi.

” Upzzzzz, kejutan apa lagi nih yang mau kamu kasih ke aku, Bener ya Dim, puasin aku, sudah setahun aku nggak merasakan orgasme, suamiku sudah bosan kali sama aku”, ujarnya nampak memelas kepadaku.

Tanpa menjawab akupun mulai beraksi lagi. Hanya berselang 5 menit kugiring tubuh Bu ketty duduk diatas pinggulku. Si Otong dengan semangat 45 kumasukkan ke dalam vaginanya dan blessssss, masuklah siotong dengan lancar karena lubang vaginya sudah sudah basah. Tanpa dikomando Bu ketty sudah bergerak naik turun. Posisi ini membuat ku bernafsu karena aku bisa menatap tubuh indah putih mulus dengan wajah yang cantik, sepuasnya. Lama kami bereksplorasi saling merangsang. Terkadang aku mengambil posisi duduk dengan tetap Bu ketty dipangkuanku. Kupeluk tubuhnya kucium bibirnya.

” Ahhh…ahhh… ahhhhh…. Shhhhh…. enak sekali Dim, terusin jangan berhenti…”, ucap nikmatnya entah sudah berapa kali kata-kata ini diucapkannya.

Si otong yang belum terpuaskan semakin bergejolak disasarannya. Aku lantas mengubah posisi dengan membaringkan tubuh Bu ketty dan aku berada diatas tubuh mulus. Sambil mencium bibir indahnya, kumasukkan Si Otong ke vaginanya. Pinggulku kugenjot naik turun dan Kulihat Bu ketty merem-melek menahan kenikmatan yang kuberikan. Pinggulnya spontan mulai bereaksi dengan bergoyang melawan irama yang kuberikan. Lama kami dalam posisi itu dengan berbagai variasi, kadang kedua kakinya kuangkat tinggi, kadang hanya satu kaki yang kuangkat. Sesekali kusampirkan kakinya ke pundakku. Diapun hanya menurut dan menikmati dengan apa yang kuberikan. Mulut mungilnyapun mulai mendesis-desis menahan nikmat. Dengan dahsyatnya Bu ketty mengerang panjang dan

” Ahhhhhhhhh…… Dim, aku mau keluar lagi, aku bener-bener nggak tahan… ahhhhhhhhh”, ucapnya dengan sedikit berteriak.

” Tahan dulu Buk ya, Aku juga mau keluar nih, keluarin bareng bareng yah cantik”, ajakku.

” shhhhhhhhhh….Ahhhhhhhhhhhhhhhh… Crotttt…. Crotttt…. Crotttt….” desah kami berdua.

Pada akhirnya kurasakanlah spermaku menyemprot dalam sekali kedalam Vagina Bu Ketty, diapun tersentak nikmat menerima muntahan lahar panas Si otong ( penisku) . Kami berduapun sama sama terkulai lemas dan terbaring di ranjang.

” Amazing Kamu Dim, bisa bikin aku orgasme dua kali dalam waktu dekat, makasih ya Dim … emuuuuachhh :*”, ucapnya disela nafas yang tersengal sembari mencium keningku.

” Ibuk nampaknya nggak salah milih orang untuk muasin nafsu ibuk, aku hebat kan?” kataku berbangga yang dijawabnya dengan ciuman mesra.

Singkat cerita setelah kami istirahat sebentar Bu Ketty kemudian menuju kamar mandi dan membasuh tubuhnya dengan shower. Dari luar kamar mandi yang pintunya nggak tertutup aku menadang tubuh semampai Bu melly. Tubuh indah seperti Bu Ketty memang sangat aku idamkan. Aku yang punya kecenderungan sexual Udipus Comp-lex bener-bener menemukan jawaban dengan Bu Ketty. Bosku ini bener-bener cantik, maklum mantan peragawati. Tubuhnya terawat tanpa cela. Aku sangat beruntung bisa menikmatinya, batinku.

Tiba-tiba tanpa dikomando Si otong kembali menegang melihat pemandangan indah itu, perlahan aku bangun dari ranjang dan melangkah ke kamar mandi. Bu Ketty yang lagi merem menikmati siraman air dari shower kaget ketika kupeluk. Kami berpelukan dan berciuman lagi. Kuangkat pantatnya dan kududukkan di meja toalet. Kedua kakinya kuangkat setengah berjongkok lalu kembali kujilati vaginanya dan Bu Ketty kembali melolong nikmat akibat jilatan mautku. Kira-kira sekitar 5 menit keberi dia kenikmatan sapuan lidahku lantas kuganti jilatanku dengan memasukkan Si Otong. Posisiku berdiri tegak sedangkan Bu Ketty tetap setengah berjongkok di atas meja. Kugenjot pantatku dengan irama yang pasti. Dengan posisi begini kami berdua bisa melihat jelas aktifitas keluar masuknya Si Otong dalam vagina, dua-duanya sama-sama memerah, itu menandakan nikmat mulai datang lagi.

Setelah puas dengan posisi itu kutuntun Bu Ketty turun dan kubalikkan badannya. Tangannya menumpu di meja sementara badannya membungkuk. Posisi doggie style ini sangat kusukai karena dengan posisi ini aku ngerasa kalau vagina bisa menjepit punyaku dengan mantap. Ketika kujebloskan si Otong, Tiba-tiba Bu Ketty terpekik, Kupikir dia kesakitan, tapi ternyata dia,

” Nikmat yang kamu beri suatu berkah bagiku Dim, Lanjutin Dim, enak banget.. Ahhhhhh… kamu hebat sekali”, bisikn lirih nikmat kembali diucapkanya.

Sekitar 25 menit aku melakukan posisi Doggy Style kesukaanku ini dan akupun sudah nggak tahan lagi,

” sshhhhhh…. Ahhhhhh…. Aku mau keluar buk… ssshhhhh… ahhhhhhhhhh”, ucap nikmatku.

” Eghhhh….. aghhhhh…. Sama Dim aku juga mau keluar kita keluarin bareg yahh….”, balasnya disela erangan kenikmatannya.

“ ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh….. Crottt…. Crottt…. Crottt…. “

Pada akhirnya lagi-lagi aku memuncratkan sperma kedalam vaginanya yang diikuti erangan puas dari Bu Ketty. Aku memeluk kencang dari belakang, lama kami menikmati sensasi multi orgasme ini. Sangat indah karena posisi kami berpelukan juga menunjang. Kulihat dicermin kupeluk Bu Ketty dari belakang dengan kedua tanganku memegang dua bukit kembarnya sementara tangannya merangkul leherku dan yang lebih indah, si Otong masih menancap di Vagina Bu Ketty, ouwhhhhh….betapa indah dan nikmatnya.

Puaslah kami melakukan sexs sedahsyat itu. Kemudian kamipun bergegas untuk mandi. Singkat cerita kamipun selesai mandi bersama, kemudian kamipun memesan makan. Setelah selesai makan kamipun kembali kekantor dengan mobil sendiri-sendiri. Sore hari dikantor seperti tidak ada kejadian apa-apa. Sebelum jam pulang Bu ketty memanggilku lewat sekretarisnya. Duduk berhadapan sangat terasa kalau suasananya berobah, tidak seperti kemarin-kemarin. Sekarang beraroma Asmara.hhe. Cerita Dewasa Nikmatnya Ngeseks Gadis Kembar Berjilbabku

” Dim, aku mau ngomong nih sama kamu, kita kalau di kantor tetep bersikap wajar yah, layaknya atasan dengan bawahanlah, oke Dim. Tapi kalo diluar aku mau kamu bersikap seperti suamiku “, katanya sembari tersenyum manja padaku.

” Siap bosku yang paling cantik dan menggesmakan…hhe “, sahut gurauku kepadanya

Setelah kami selsai bicara, kemudian akupun keluar dari ruangannya, tapi sebelum keluar dari ruangannya kami masih sempat berciuman mesra. Sejak itu aku resmi jadi brondong simpanan bos ku. Tapi aku menikmati karena aku juga jatuh cinta dengan wanita cantik idaman hati ini. Sudah 2 tahun hubungan kami berjalan tanpa dicurigai siapapun karena kami bisa menjaga jarak dan saling menjaga sikap bila di lingkungan kerja. Demikianlah cerita menjadi Brondong simpanan bosku. – Koleksi cerita sex, cerita dewasa terbaru, cerita ngentot, cerita mesum, cerita panas, cerita horny, cerita hot 2016

Cerita Sex 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *